Faktor Geografis Penyebab Polisitemia Vera

Faktor Geografis Penyebab Polisitemia VeraPolisitemia didefinisikan sebagai peningkatan sel darah merah yang bersirkulasi di atas kadar normal. Istilah eritrositosis sering digunakan untuk menggantikan kata polisitemia namun terdapat perbedaan antara keduanya; eritrositosis berhubungan peningkatan massa sel darah merah manakala polisitemia berhubungan dengan peningkatan jumlah sel darah merah. Biasanya orang dengan polisitemia terdeteksi  melalui peningkatan kadar hemoglobin atau hematokrit yang ditemukan secara tidak sengaja.

Sel darah tubuh diproduksi di sumsum tulang ditemukan di beberapa tulang, seperti tulang paha. Biasanya produksi sel darah diatur oleh tubuh sehingga jumlah sel darah baru dibuat untuk menggantikan sel-sel darah yang lama karena mereka mati.

Dalam polisitemia, proses ini tidak normal karena berbagai penyebab dan menghasilkan terlalu banyak sel darah merah dan kadang-kadang sel-sel darah lainnya. Hal ini menyebabkan penebalan darah.

Polisitemia adalah suatu kondisi yang jarang terjadi di mana tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah merah atau peningkatan abnormal pada jumlah sel darah merah yang diproduksi oleh sumsum tulang.

Polisitemia adalah suatu keadaan yang menghasilkan tingkat peningkatan sirkulasi sel darah merah dalam aliran darah. Orang dengan polisitemia memiliki peningkatan hematokrit, hemoglobin, atau jumlah sel darah merah di atas batas normal melebihi 6 juta/ mm atau hemoglobinnya melebihi 18 g/dl.

Polisitemia berarti terlalu banyak sel darah merah. Selisih yang dihasilkan dari sel darah merah mengental darah dan menghambat perjalanan melalui pembuluh darah kecil.
Polisitemia sekunder biasanya mempengaruhi orang antara usia 40 dan 60.

Polisitemia Vera adalah kondisi medis yang ditandai dengan produksi berlebihan dari sel darah, terutama sel darah merah, oleh sumsum tulang akibat mutasi gen JAK2 V617F yang berperan dalam produksi protein JAK2. Penyebab pasti mutasi ini belum diketahui tetapi terjadi lebih sering pada pria di atas usia 60 tahun. Pada penderita kelainan ini gejala berkembang secara perlahan setelah beberapa tahun. Pada stadium awal, mungkin tidak menunjukkan tanda dan gejala. Tetapi, seiring dengan perburukan penyakit, penderita polisitemia vera dapat menunjukkan gejala nyeri kepala, pusing, pernafasan pendek dan rasa gatal pada kulit, terutama setelah mandi air hangat. Peningkatan produksi sel darah merah juga menyebabkan pengentalan darah dan meningkatkan risiko terbentuknya bekuan darah, yang berpotensi mengancam jiwa karena dapat menyumbat aliran darah pada organ-organ vital. Dalam usaha untuk mencegah kejadian ini, suatu prosedur medis, yang dikenal sebaga flebotomi, digunakan untuk mengeluarkan darah secara teratur untuk mengurangi kekentalan darah. Penderita polisitemia vera disarankan untuk mengkonsumsi aspirin dosis rendah untuk mengurangi risiko terbentuknya bekuan darah. Pada beberapa kasus, kemoterapi dapat juga diberikan untuk mengurangi jumal sel darah merah yang dihasilkan pada sumsum tulang.

Politisemia vera adalah gangguan darah akibat sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel darah merah. Tanpa pengobatan yang baik, polisitemia vera dapat mengancam jiwa.

Faktor Geografis

Jumlah sel darah merah atau eritrosit manusia umumnya berkisar antara 4 hingga 6 juta per mikroliter darah. Jumlah ini yang terbanyak dibandingkan dengan sel darah lainnya. Namun, jumlah sel darah merah bisa melebihi batas normal. Kondisi ini dikenal dengan sebutan polisitemia vera.

Faktor Geografis Penyebab Polisitemia VeraApapun yang ada di dalam tubuh kita, jika kurang maupun berlebih, mudah menyebabkan masalah. Demikian juga berlebihnya sel darah merah. Salah satu resikonya, bisa mencetuskan penggumpalan darah dan kemudian memicu penyumbatan pada jantung.

Banyak hal bisa menyebabkan polisitemia, antara lain faktor geografis, diantaranya:

• Orang yang tinggal di daerah dataran tinggi

• memiliki kadar oksigen lebih rendah

• cenderung memiliki eritrosit lebih banyak dibandingkan dengan orang yang tinggal di daerah dataran rendah.

Filed under: Uncategorized

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!