Slutena sembuhkan Lumpuh Otak

Kesaksian tersadar dari Koma dengan Slutena dan Izumio


Kemarin malam Tanggal 10 November 2011 pukul 22:14 WIB saya dapat SMS dari mitra saya pak Erwan. Beliau punya khabar menggembirakan bahwa konsumennya yang ada di Bandung telah siuman dari sakit komanya yang telah 1 bulan lamanya tidak sadarkan diri akibat lumpuh otaknya dan dirawat di Rumah Sakit di daerah Bandung.
Namun setelah dipaksa menelan minum Slutena dengan dosis 3 x 3 kapsul dan didorong dengan minum Izumio selama 8 hari berturut- turut akhirnya bisa siuman kembali.
Dan tentu saja itu adalah suatu keajaiban luar biasa bagi keluarga beliau dan khabar menggembirakan bagi kita semua bahwa kita bisa berbagi kebahagiaan dengan mereka.

Sebenarnya apa penyebab Lumpuh Otak tersebut ?

Menurut beberapa sumber dan keterangan para ahli medis yang menangani anatomi tubuh manusia hal ini sangat berkaitan erat dengan gaya hidup atau faktor keturunan atau genetika si pasien itu sendiri.

Lumpuh Otak (cerebral palsy) dimana tidak bekerjanya sistem motorik pada otak hingga intruksi dari otak tidak direspon olah anggota tubuh lainnya.
Penyebab lumpuh otak sampai saat ini sebenarnya belum dapat dipastikan,namun banyak para ahli beranggapan bahwa CP disebabkan oleh karena:

  • Bayi lahir prematur sehingga bagian otak belum berkembang dengan sempurna.
  • Bayi lahir tidak langsung menangis sehingga otak kekurangan
  • Otak pada saat bayi kekurangan oksigen saat dalam kandungan
  • Adanya cacat tulang belakang dan pendarahan di otak

Secara umum lumpuh otak dikelompokkan dalam 4 kategori yaitu:

  • Spastik (tipe kaku-kaku) dialami saat penderita terlalu lemah atau terlalu kaku. Jenis ini adalah jenis yang paling sering muncul. Sekitar 65 persen penderita lumpuh otak masuk dalam tipe ini.
  • Atetoid terjadi dimana penderita yang tidak bisa mengontrol gerak ototnya, biasanya mereka punya gerakan atau posisi tubuh yang aneh.
  • Kombinasi adalah campuran spastic dan athetoid.
  • Hipotonis terjadi pada anak-anak dengan otot-otot yang sangat lemah sehingga seluruh tubuh selalu terkulai. Biasanya berkembang menjadi spastic atau athetoid.


Lumpuh otak juga bisa berkombinasi dengan gangguan epilepsi, mental, belajar, penglihatan, pendengaran, maupun bicara. Gejala lumpuh otak sudah bisa diketahui saat bayi berusia 3-6 bulan, yakni saat bayi mengalami keterlambatan perkembangan.

Sedangkan ciri ciri umum dari anak yang menderita lumpuh otak adalah:

  • Perkembangan motorik yang terlambat.
  • Refleks yang seharusnya menghilang tapi masih ada seperti:

ü Refleks menggenggam hilang saat bayi berusia 3 bulan

ü Bayi yang berjalan jinjit atau merangkak dengan satu kaki diseret.

Therapi pengobatan dan Penyembuhan

Sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan lumpuh otak, Namun berdasarkan Kesaksian Lumpuh Otak dari pak Samuel dari Bandung bukan hal yang mustahil kalau Lumpuh Otak bisa disembuhkan dengan therapi pengobatan Slutena dan Izumio dan tetap ada harapan untuk mengoptimalkan kemampuan anak lumpuh otak dan membuatnya bisa mandiri seperti anak-anak pada umumnya .
Terapi yang diberikan pada penderita lumpuh otak akan disesuaikan dengan:

  • Usia anak
  • Berat/ ringan penyakit
  • Menimbang dari area pada otak mana yang rusak.

Meski ada bagian otak yang rusak, namun sel-sel yang bagus akan menutupi sel-sel yang rusak, dengan cara mengoptimalkan bagian otak yang sehat seperti pemberian rangsangan agar otak anak berkembang baik. Rangsangan/ stimulasi otak secara intensif bisa dilakukan melalui panca indera.
Beberapa orangtua yang memiliki anak penderita lumpuh otak mengaku berhasil mengoptimalkan kemampuan anaknya lewat metode Glenn Doman . Metode ini digunakan untuk anak dengan cedera otak berupa patterning (pola) untuk melatih :

  • Gerakan kaki dan tangan (merayap, merangkak)
  • Menghirup oksigen (masking) untuk melatih paru-paru agar membesar.

herini.