Brokoli Dan Terong Belanda Pencegah Aterosklerosis

Brokoli Dan Terong Belanda Pencegah Aterosklerosis

1Aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah merupkan suatu kondisi penggumpalan lemak (lipid) pada dinding arteri, yang kemudian mengeras dan membentuk kristal yang menyebabkan penyempitan saluran arteri. Akibat penyempitan tersebut, suplai darah dan oksigen ke organ-organ tubuh dan sel yang membutuhkan akan terhambat. Penggumpalan lemak (plak) tersebut apabila menyumbat arteri seluruhnya akan menyebabkan jaringan disekitarnya akan mati, kondisi inilah yang disebut strok. Kondisi paling fatal jika terjadi penyumbatan di arteri yang mengarah ke jantung dan otak karena bisa menyebabkan kegagalan fungsi kedua organ tersebut dampaknya adalah stroke berat dan penyakit jantung.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terkena aterosklerosis, mengurangi penyumbatan yang bisa menyebabkan hipertensi, ataupun mengobati penyumbatan pembuluh darah yang sudah menyebabkan stroke ringan. Lakukan olahraga yang rutin, kelola stress dengan baik, pantau agar berat badan tetap ideal, berpuasa untuk menjaga kadar glukosa darah dan mencegah penimbunan lemak yang tidak terpakai, dan mengatur pola makan yang mengurangi konsumsi lemak terutama dari jenis kolesterol LDL, lemak jenuh, dan lemak trans (goreng-gorengan, kue margarine, fast food, dll) lalu memperbanyak konsumsi makanan sumber lemak cis dan lemak tidak jenuh (dari minyak nabati, produk kedelai, dll) dan sumber antioksidan yang berfungsi melawan radikal bebas perusak dinding pembuluh darah.
* Brokoli

Kandungan dalam brokoli antara lain protein, lemak, karbohidrat, serat, kalsium, zat besi, berbagai macam vitamin, dan beta karoten. Kandungan karoten dan vitamin dapat melindungi sistem kekebalan tubuh, menangkal radikal bebas penyebab tingginya kadar kolesterol darah, dan mengatur kadar glukosa darah.
* Terong Belanda

2Satu lagi bahan pangan tradisional yang sangat bermanfaat dan mudah diperoleh di pasar yaitu terong. Sama seperti pisang, terong juga memiliki kadar kalium yang sangat tinggi yaitu sekitar 210 mg/100 gr dan kadar natriumnya rendah. Dengan sering mengonsumsi kalium yang tinggi dan natrium yang rendah, dapat terhindar dari hipertensi. Hipertensi bukanlah merupakan suatu penyakit melainkan gejala penyakit yang berpotensi menjadi penyakit seperti jantung dan penyumbatan aliran darah. Kandungan zat lain yang termasuk keajaiban sayur terong belanda adalah asam klorogenat, yaitu senyawa fenilpropanoid yang digolongkan sebagai antikanker, antikmikroba, antivirus dan berkemampuan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jika rutin dikonsumsi, kadar LDL dapat lebih rendah dalam serum, penyumbatan pembuluh darah pun dapat terhindarkan. Uniknya, jika memakan terong belanda bersamaan dengan makanan sumber kolesterol, maka terong belanda dapat menurunkan konsentrasi kolesterol dalam makanan tetapi hanya jika disajikan dengan cara dikukus dan direbus. Menurut penelitian, nasuin dari kulit terong belanda bekerja sebagai antioksidan penangkal radikal bebas, membantu melindungi kerusakan sel membrane akibat penyumbatan pembuluh darah, dan menurunkan kadar LDL dalam serum.
Selain Brokoli dan terong belanda, masih ada beberapa buah lagi yang telah terbukti secara ilmiah bermanfaat mencegah aterosklerosis, jantung, dan stroke diantaranya buah delima, blueberry, kiwi, jagung, bawang putih. Dari golongan sayuran yaitu rebung, nangka muda, dan berbagai sayuran hijau. Dan dari golongan minyak, hindari margarin dan minyak yang telah digunakan berkali-kali (maksimal 3 kali), gantilah dengan minyak nabati seperti minyak zaitun dan lain lain.

Konsumsilah banyak sayur dan buah dalam sehari, porsi yang direkomendasikan adalah 3-5 porsi dalam sehari, atau-jika sulit menentukan-tetapkan kedisiplinan untuk senantiasa makan sayur ketika makan dan menempatkan konsumsi buah-buahan sebagai makanan selingan di pagi dan sore hari. Olahraga yang rutin setiap harinya sekitar 15 menit dengan gerakan-gerakan sedang (jalan santai, sepeda, jogging ringan) atau 60 menit dalam sepekan menjadi perilaku sehat yang bisa menghindarkan diri dari aterosklerosis, penyakit jantung koroner, stroke, obesitas, hipertensi, dan berbagai masalah kesehatan keluarga lainnya. Puasa 2-3 kali dalam sebulan membantu menjaga kestabilan gula darah puasa, menyegarkan metabolisme tubuh juga salah satu upaya menuju masyarakat sehat.

%d bloggers like this: