Cara Mencegah Kanker Payudara

Cara Mencegah Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyebab kanker yang paling umum di kalangan perempuan, dengan angka kematian akibat kanker yang tertinggi untuk para perempuan keturunan Hispanik, dan kedua tertinggi untuk seluruh penyebab kematian lainnya yang terkait dengan kanker di kalangan perempuan dari segala golongan dan latar belakang. Walaupun tidak semua faktor penyebab kanker payudara bisa dikendalikan, Anda bisa tetap mengurangi peluang menderita penyakit yang satu ini. Dengan mengetahui faktor-faktor risiko yang dapat Anda kendalikan, Anda bisa mengambil langkah-langkah tertentu untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara.

 

Batasi konsumsi alkohol

Semakin banyak Anda meminum alkohol, semakin besar risiko Anda terkena kanker payudara.

  • Apabila Anda tetap memilih untuk meminum alkohol (termasuk bir, anggur, atau minuman keras lainnya), batasilah konsumsi Anda hingga tidak lebih dari satu gelas setiap harinya.
  • Untuk setiap gelas yang Anda minum setiap hari, statistik menunjukkan bahwa risiko Anda terkena kanker payudara meningkat sebesar 10 s.d. 12% dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengonsumsi alkohol.
  • Alasan di balik hubungan meningkatnya risiko kanker payudara dengan berbagai jenis alkohol belum begitu jelas, tapi telah ditemukan adanya hubungan antara kadar alkohol di dalam darah dan perubahan jumlah estrogen serta hormon-hormon lainnya yang bersirkulasi di dalam darah.

 

Berhenti merokok

Berhenti merokok. Apabila Anda adalah seorang perokok, berhentilah. Apabila Anda bukan seorang perokok, jangan pernah memulai.

  • Rokok berpengaruh terhadap berbagai jenis kanker, dan bukti-bukti terbaru juga menunjukkan bahwa rokok mengakibatkan meningkatnya risiko terkena kanker payudara.
  • Penelitian menunjukkan bahwa risiko Anda terkena kanker payudara meningkat sebanyak 24% apabila Anda merokok.
  • Mantan perokok memiliki risiko terkena kanker payudara 13% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah merokok.
  • Penelitian lainnya juga mendukung angka-angka tersebut dan menambahkan bahwa para wanita yang mulai merokok pada usia dini akan mendapati peningkatan risiko terkena kanker payudara sebanyak 12%. Para wanita yang mulai merokok sebelum mengalami kehamilan yang pertama memiliki peningkatan risiko sebesar 21%.
  • Hal di atas akan terdengar seperti faktor yang tidak bisa Anda kendalikan apabila Anda sudah pernah merokok, tapi Anda masih bisa mengendalikan apa yang Anda lakukan saat ini untuk mengurangi peluang tersebut. Apabila Anda adalah seorang perokok, mulailah mengambil langkah-langkah untuk berhenti

Pertahankan berat badan yang sehat

Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara

  • Peluang terkena kanker payudara akan lebih besar lagi jika peningkatan berat badan, atau obesitas, terjadi pascamenopause.
  • Para wanita yang mengalami peningkatan berat badan setelah menopause akan mengalami peningkatan risiko terkena kanker payudara sebesar 30 s.d. 60%.
  • Yang menarik, para wanita yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas sebelum menopause memiliki peluang terkena kanker payudara sebanyak 20% hingga 40% lebih kecil dibandingkan dengan para wanita yang memiliki berat badan sehat.
  • Alasan di balik perubahan berat badan dan waktu perubahan tersebut belum sepenuhnya jelas, tapi diduga ada hubungannya dengan fluktuasi hormon.

Aktif secara fisik

Fisik yang aktif akan memberikan banyak keuntungan, salah satunya adalah mengurangi risiko Anda terkena kanker payudara.

  • Panduan umum mengenai aktivitas fisik di antaranya adalah 150 menit aktivitas aerobik moderat tiap minggunya.
  • Apabila Anda sudah mulai berolahraga, jumlah aktivitas fisik yang disarankan untuk mengurangi risiko kanker payudara adalah 75 menit aktivitas aerobik tiap minggunya ditambahkan dengan latihan kekuatan sebanyak minimal dua kali seminggu.
  • Mulailah berolahraga saat ini juga. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa para wanita yang tidak memiliki gaya hidup yang aktif selama bertahun-tahun akan mengalami risiko kanker payudara yang lebih besar

Susui bayi Anda

Semakin lama Anda menyusui bayi Anda, semakin kecil risiko Anda terkena kanker payudara.

  • Walaupun penurunan risikonya relatif kecil, cara ini tetap bisa diandalkan untuk meningkatkan peluang Anda untuk mencegah terkena kanker payudara.
  • Anda dapat mengurangi risiko Anda terkena kanker payudara sebanyak 4.3% untuk setiap 12 bulan yang Anda habiskan untuk menyusui. Hal ini termasuk menyusui satu anak atau lebih

Batasi terapi hormon

Ada peningkatan risiko kanker payudara pada para perempuan yang mengambil terapi hormon untuk gejala-gejala yang terhubung dengan menopause

  • Penelitian menunjukkan bahwa dengan mengambil kombinasi terapi hormon, Anda berarti mengambil produk estrogen dan progesteron yang mana keduanya terkandung dalam satu pil yang sama, sehingga Anda akan lebih rentan terkena kanker payudara.
  • Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa peningkatan risiko terkena kanker payudara yang invasif dan mematikan terjadi pada para perempuan yang mengambil terapi hormon kombinasi, meski hanya untuk waktu yang singkat.
  • Jenis terapi hormon lainnya hanya mengandung estrogen. Hal ini juga meningkatkan risiko Anda terkena kanker, tapi hanya jika Anda mengambil terapi hormon untuk jangka waktu panjang, semisal selama 10 tahun atau lebih. Apabila Anda tidak memiliki uterus dan hanya mengambil estrogen saja, risiko Anda terkena kanker payudara dapat menurun.
  • Berita baiknya adalah begitu Anda berhenti mengambil terapi hormon, risiko Anda terkena kanker payudara akan berubah kembali seperti semula dalam jangka waktu tiga hingga lima tahun.
  • Apabila Anda merasa membutuhkan terapi hormon untuk mengendalikan gejala-gejala menopause, bicaralah dengan dokter Anda mengenai penurunan dosis. Hal ini dapat membatasi Anda dari terapi hormon.

Hindari terkena radiasi

Pancaran radiasi dalam dosis tinggi ke arah wilayah payudara memiliki kaitan erat dengan peningkatan munculnya kanker payudara.

  • Beberapa alat pengujian diagnosis, seperti computerized tomography (CT), menggunakan radiasi dalam jumlah besar.
  • Meski pengujian diagnosis merupakan hal penting dalam menentukan sumber permasalahan penyakit, berdiskusilah dengan dokter Anda mengenai metode-metode lainnya yang bisa bekerja sama baiknya dengan CT Scan guna membatasi paparan radiasi pada wilayah dada Anda.
  • Pastikan Anda mengenakan perlengkapan pelindung apabila Anda bekerja di wilayah yang memiliki radiasi.
  • Beberapa pekerjaan membutuhkan pemaparan untuk polutan lingkungan, seperti asap kimia dan keluaran gasolin yang juga bisa berbahaya. Pastikan Anda memahami langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga diri Anda dari terkena polutan-polutan tersebut.

 

Makan dengan teratur

Ada banyak keuntungan yang dapat diperoleh dari menu makan yang sehat, termasuk mengendalikan berat badan Anda, yang juga dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara.

  • Menu makan yang kaya buah-buahan dan sayuran dapat membantu mencegah kanker payudara, walaupun hasil-hasil penelitian terkait belum menunjukkan adanya pengaruh perlindungan yang jelas.
  • Peningkatan peluang mencegah kanker payudara ditemukan pada orang-orang yang memiliki menu makan teratur dan rendah lemak.
  • Menu makan yang rendah lemak turut berperan signifikan dalam perlawanan terhadap kanker payudara.
  • Perubahan menu makan yang diperlukan meliputi langkah-langkah seperti meniadakan mentega, margarin, krim, minyak, dan daging-daging berlemak seperti sosis.

 

 

Cara Mencegah Kanker Payudara

 

 

You may also like...

%d bloggers like this: