Cara Mengurangi Resiko Jantung Koroner

Cara Mengurangi Resiko Jantung Koroner

penyakit jantung koronerPenyakit jantung merupakan penyakit yang dianggap sangat menakutkan karena bisa membunuh penderitanya secara tiba-tiba. Penyakit jantung juga identik dengan penyakit mahal karena tak sedikit biaya yang harus dikeluarkan untuk mengobati pasien yang divonis menderita penyakit yang satu ini.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Harvard University AS, yang menjadi sumbernya ialah mikroba. Mikroba akan menyebabkan kolesterol berkumpul pada pembuluh darah jantung sehingga lama-kelamaan penyakit jantung koroner muncul.

Jantung koroner merupakan penyakit yang paling ditakuti di berbagai belahan dunia karena tipe serangannya yang mendadak sehingga bisa menyebabkan kematian yang cepat.

Arteri koroner adalah pembuluh darah di jantung yang berfungsi menyuplai makanan bagi sel-sel jantung. Penyakit jantung koroner terjadi bila pembuluh arteri koroner tersebut tersumbat atau menyempit karena endapan lemak, yang secara bertahap menumpuk di dinding arteri. Proses penumpukan itu disebut aterosklerosis, dan bisa terjadi di pembuluh arteri lainnya, tidak hanya pada arteri koroner.

Kurangnya pasokan darah karena penyempitan arteri koroner mengakibatkan nyeri dada yang disebut angina, yang biasanya terjadi saat beraktivitas fisik atau mengalami stress. Bila darah tidak mengalir sama sekali karena arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung yang mematikan. Serangan jantung tersebut dapat terjadi kapan saja, bahkan ketika Anda sedang beristirahat.

Penyakit jantung koroner juga dapat menyebabkan daya pompa jantung melemah sehingga darah tidak beredar sempurna ke seluruh tubuh (gagal jantung). Penderita gagal jantung akan sulit bernafas karena paru-parunya dipenuhi cairan, merasa sangat lelah, dan bengkak-bengkak di kaki dan persendian.

Meskipun tidak dapat melawan penuaan dan mempengaruhi garis keturunan, Anda dapat melakukan hal berikut untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner:

    diet penyakit jantung koroner
* Mengurangi konsumsi daging berlemak jenuh tinggi.
   
* Memperbanyak makan buah, sayuran dan biji-bijian yang mengandung antioksidan tinggi (Vitamin A, C dan E). Antioksidan mencegah lemak jenuh berubah menjadi kolesterol.
   
* Menghindari stress. Stress dapat menimbulkan ketidakseimbangan fungsi tubuh, meningkatkan tekanan darah serta membuat Anda merokok dan makan berlebihan.
   
* Tidak merokok dan minum kopi berlebihan.
  
* Rajin berolah raga. Olah raga aerobik selama 30 menit setiap hari, 3-4 kali seminggu dapat memperkuat jantung, membakar lemak dan menjaga kesimbangan HDL dan LDL.

%d bloggers like this: