Diagnosa Amnesia Anterograde

Diagnosa Amnesia Anterograde

7Amnesia anterograde adalah kehilangan ingatan setelah peristiwa traumatis.

Kondisi ini melibatkan ketidakmampuan untuk belajar dan mengingat informasi baru, sedangkan ingatan yang terbentuk sebelum trauma tidak terpengaruh.

Amnesia anterograde biasanya disebabkan oleh cedera pada otak, khususnya lobus frontal dan temporal dimana memori atau ingatan tersimpan.

Langkah-langkah berikut akan menunjukkan bagaimana cara untuk mendiagnosa amnesia anterograde:
*) Selidiki apakah seseorang pernah mengalami benturan keras di kepala baru-baru ini.

Benturan yang tidak mengakibatkan hilangnya kesadaran masih dapat menyebabkan amnesia.

Tabrakan mobil, kecelakaan olahraga, dan jatuh adalah penyebab umum dari benturan keras.
*) Menyelidiki sumber lain kerusakan otak yang dapat menyebabkan amnesia anterograde.

Penyakit Alzheimer, tumor otak, infeksi otak seperti ensefalitis, stroke, atau penyakit neurodegeneratif termasuk yang mampu menyebabkan kerusakan pada otak.

*) Riwayat masa lalu penyalahgunaan narkoba. Halusinogen seperti LSD atau PCP bisa mempersulit kemampuan mengingat.

Alkohol, barbiturat, dan benzodiazepin juga bisa menyebabkan amnesia.
*) Melakukan tes darah rutin untuk memeriksa penyakit sistemik.

2Pemeriksaan lumbar puncture mungkin diperlukan untuk mendapatkan cairan otak melalui tulang belakang jika dicurigai terjadi infeksi pada sistem saraf.
*) Melakukan beberapa pemeriksaan, seperti computed tomography (CT) scan dan magnetic resonance imaging (MRI) sebagai teknik pencitraan untuk amnesia anterograde.

EEG biasanya dilakukan untuk mengamati aktivitas listrik di otak. Cerebral angiography akan mendeteksi penurunan aliran darah ke otak.

Metode ini dilakukan dengan menyuntikkan pewarna kontras ke dalam arteri karotis atau vertebralis sehingga memungkinkannya terlihat pada X-ray.

tim81.com :

%d bloggers like this: