Diagnosa Dan Komplikasi Cacar Air atau Varicella

Diagnosa Dan Komplikasi Cacar Air atau Varicella

*) Diagnosa Penyakit Cacar Air1
Diagnosis ditegakkan berdasarkan ruam kulit yang khas (makula, papula, vesikel dan keropeng).
jika sudah ada orang yang terkena dapat menaikkan daya tahan tubuh, makan yang tinggi protein, minum vitamin-vitamin yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh atau dengan vaksin.
Vaksinnya bernama varilrix, bisa diberikan immunoglobulin zoster atau immunoglobulin varicella-zoster. untuk dosisnya biasanya 2 kali penyuntikan, vaksin dianjurkan di atas umur 12 bulan sekali, diulang 3-4 tahun untuk anak. Untuk dewasa dapat dilakukan kapan pun terserah pada umur berapa, biasanya 1 kali dosis kemudian diulang sekali lagi sebulan kemudian, dapat disuntikkan lewat bahu atau paha.
*) Catatan Khusus Penyakit Cacar Air atau Varicella

Cacar Air pada wanita hamil 3 bulan pertama dapat menimbulkan kelainan bawaan (konginetal), sedangkan pada wanita yang terkena cacar air beberapa hari menjelang kelahiran dapat menyebabkan varicella pada bayinya. Kejadian infeksi cacar air saat hamil sekitar 0,05-0,07 %. Jumlahnya kecil karena sebagian besar perempuan subur sudah memiliki kekebalan terhadap cacar air. Cacar air yang terjadi saat 3 bulan pertama kehamilan terutama minggu ke 8-12, memiliki risiko sindrom varisela kongenital sebesar 2,2 persen, yaitu sindrom cacat lahir pada bayi.

Seseorang saat pertama kali terkena virus ini akan menampilkan gejala – gejala cacar air dan setelah itu, virus ini akan berdiam di dalam tubuh sehingga kita memiliki ketahanan terhadap virus tersebut. Jika virus ini aktif kembali maka virus ini muncul dengan gejala yang sedikit berbeda dari cacar air dan disebut herpes zoster dimana secara umum gejala yang terjadi adalah rasa nyeri hebat atau rasa panas terbakar saat tubuh Anda bersentuhan dengan sesuatu meskipun sentuhan ringan seperti baju dan juga disertai dengan timbulnya gelembung – gelembung berisi cairan yang mirip dengan cacar air.

 

*) Komplikasi Cacar Air atau Varicella
Anak-anak biasanya sembuh dari cacar air tanpa masalah. Tetapi pada orang dewasa maupun penderita gangguan sistem kekebalan, infeksi ini bisa berat atau bahkan berakibat fatal.

5Adapun komplikasi yang bisa ditemukan pada cacar air adalah:
-Peradangan jantung  
   
-Peradangan hati

-Infeksi kulit – menjadi lebam merah, bengkak dan sakit

-Dehidrasi akibat muntah berkelanjutan atau tidak minum air. Tanda dehidrasi adalah kurang kencing, mulut kering dan haus

-Kerusakan otak akibat peradangan otak. Tanda-tanda radang otak adalah sakit kepala parah, keliru, mudah marah, leher keras dan belakang mengeras serta tidak sadarkan diri

-Radang sendi – sendi menjadi sakit, kejang dan bengkak

-Infeksi paru-paru (pneumonia) – tanda-tanda seperti batuk, susah bernapas, napas berbunyi (wheezing) dan sakit dada.  
   
-Infeksi bakteri (erisipelas, pioderma, impetigo bulosa)
   
-Ensefalitis (infeksi otak).

 

yang dicari :

%d bloggers like this: