Faktor Resiko Jantung Bengkak

Faktor Resiko Jantung Bengkak

 jantung bengkakPenyakit jantung bengkak adalah kondisi dimana otot otot jantung nmengalami pembengkakan karena syaraf syaraf atau otot dan organ pendukung jantung itu sendiri seperti katup jantung dan lain lain.
Penyakit jantung bengkak terjadi dimana organ jantung mengalami pembengkakan yang disebabkan dari kurangnya asupan darah dan oksigen menuju jantung sehingga menyebabkan kerusakan katup jantung, tekanan darah tinggi, dan otot jantung menjadi lemah. Jantung bengkak juga dapat terjadi oleh beberapa faktor pola hidup yang tidak sehat dengan jarang melakukan aktifitas berolahraga. Makadari itu segera perbaiki pola hidup sehat anda dengan mengkonsumsi makan yang memiliki nilai gizi tinggi serta di dukung dengan aktivitas olahraga yang rutin untuk melatih organ jantung anda supaya tidak lemah dan tetap sehat.

Faktor Resiko yang menyebabkan jantung bengkak adalah:
   

* Faktor Usia dan Jenis kelamin
   
Seorang Wanita di bawah usia 50 tahun memiliki resiko lebih rendah dibandingkan dengan Pria / laku laki pada kelompok usia yang sama. Tetapi Setelah mengalami menopause, resiko seorang wanita bertambah karena penurunan dari hormon estrogen yang bersifat melindungi. Jadi Salah satu penyebab penyakit jantung adalah Faktor usia dan kelamin.
   

* Faktor Keturunan Dari Keluarga
   
Beberapa Penelitian menunjukkan bahwa jika terdapat riwayat gangguan jantung dalam keluarga baik dari keluarga wanita atau keluarga pria, keturunan mereka lebih cenderung mengembangkan problem yang serupa yaitu penyakit jantung.
   

faktor resiko jantung bengkak* Faktor Perokok Aktif atau Perokok Pasif
   
Banyak perokok mengidap Penyakit jantung. Rokok penyebab penyakit jantung sangat tinggi. Merokok  kira-kira 20 persen dari semua kematian karena penyakit jantung dan hampir 50 persen dari serangan jantung pada wanita berusia di bawah 55 tahun. Para perokok juga membuat mereka yang ikut menghirup asapnya beresiko mengalami masalah pada jantung. Penelitian menyebutkan  bahwa orang-orang yang tidak merokok yang tinggal dengan para perokok memiliki tambahan resiko penyakit serangan jantung.
   

* Faktor Gaya hidup kurang Olah Raga
   
Orang-orang yang kurang olah raga memiliki resiko serangan jantung yang lebih tinggi. Mereka menghabiskan sebagian besar dari hari mereka tanpa aktif secara fisik dan tidak berolahraga dengan teratur. Dan resikonya menurun di antara mereka yang berolahraga dengan teratur. Jalan-jalan santai selama 20 hingga 30 menit sebanyak tiga atau empat kali seminggu dapat menurunkan resiko serangan. Olahraga dengan teratur dapat meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa dan dapat menurunkan kadar kolesterol serta menurunkan tekanan darah. Jangan karena kita keasyikan malas olah raga menjadi penyebab sakit jantung.

%d bloggers like this: