Faktor Resiko Multiple Sclerosis

Faktor Resiko Multiple Sclerosis

4Multiple sclerosis ( MS ) adalah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh menggerogoti atau menghancurkan selubung pelindung yang menutupi saraf. Hal ini akan menyebabkan gangguan komunikasi antara otak dan seluruh tubuh. Pada akhirnya, saraf akan mengalami kerusakan sehingga sistem saraf akan sulit untuk kembali pulih seperti semula. Gejala sangat bervariasi, tergantung pada jumlah kerusakan dan saraf yang terpengaruh. Multiple sclerosis bisa sulit untuk didiagnosis pada awal perjalanan penyakit karena gejala sering datang dan pergi – kadang-kadang menghilang selama berbulan-bulan.
Multiple sclerosis adalah penyakit autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri. Pada multiple sclerosis, proses ini menghancurkan mielin – zat lemak yang melapisi dan melindungi serat saraf di otak dan sumultiple sclerosisum tulang belakang. Myelin dapat disamakan dengan dengan isolasi pada kabel listrik. Ketika myelin rusak, pesan yang berjalan di sepanjang saraf mungkin akan diperlambat atau diblokir. Dokter dan peneliti tidak mengerti persis mengapa multiple sclerosis bisa terjadi pada beberapa orang dan tidak pada orang lain. Kombinasi faktor, mulai dari genetika dan infeksi pada masa kanak-kanak, mungkin memainkan peran terjadinya multiple sclerosis.
Faktor-faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena multiple sclerosis :

   
*) Umur

Walaupun multiple sclerosis dapat terjadi pada segala umur, paling sering dimulai pada orang antara usia 20 dan 40 .
   

*) Seks

Perempuan sekitar dua kali lebih beresiko dibandingkan laki-laki untuk terjadinya multiple sclerosis.
   

*) Keturunan

Risiko multiple sclerosis lebih tinggi untuk orang-orang yang memiliki riwayat keluarga penyakit Multiple sclerosis. Misalnya, jika salah satu dari orang tua atau saudara kandung memiliki multiple sclerosis, maka anda memiliki resiko 1 sampai 3 persen untuk terjadinya Multiple sclerosis dibandingkan dengan risiko pada populasi umum, yang hanya sepersepuluh dari 1 persen.
   

*) Infeksi

Berbagai virus telah dikaitkan dengan multiple sclerosis salah satunya adalah virus Epstein – Barr. Bagaimana virus Epstein- Barr dapat mengakibatkan Multiple sclerosis dalam penelitian lebih lanjut.
   

*) Ras

2Orang kulit putih, khususnya mereka yang berasal keluarga di Eropa utara, berada pada resiko tertinggi terkena multiple sclerosis . Orang-orang Asia , Afrika atau keturunan Amerika asli memiliki risiko terendah terserang Multiple sclerosis.
   

*) Faktor Geografis

Multiple sclerosis lebih sering terjadi di negara-negara dengan daerah beriklim sedang, termasuk Eropa, Kanada bagian selatan, utara Amerika Serikat, Selandia Baru dan Australia bagian tenggara. Risiko tampaknya meningkat dengan lintang.
   

*) Penyakit Lainnya

Orang-orang yang sangat sedikit lebih mungkin untuk mengembangkan multiple sclerosis jika mereka memiliki salah satu gangguan autoimun berikut : penyakit tiroid, diabetes tipe 1 dan radang usus.

%d bloggers like this: