Gangguan Fungsional Kelainan katup Jantung

Gangguan Fungsional Kelainan katup Jantung

gangguan fungsional pada kelainan katup jantungKelainan Katup Jantung adalah keadaan dimana terdapat ketidakmampuan katup jantung untuk membuka lebar dan sempurna sehingga darah tidak mengalir sempurna dari ventrikel kiri ke aorta.

Di banyak negara berkembang, penyakit katup jantung yang telah akut adalah alasan utama orang-orang melakukan operasi untuk mengganti katup jantung.

Penyakit stenosis katup aorta disebabkan oleh banyak faktor tetapi tetap saja stenosis katup aorta diklaim sebagai hasil dari proses degeneratif yang berhubungan erat dengan umur. Dengan kata lain, penyakit ini biasanya menyerang mereka yang berusia lanjut.

Ada banyak faktor yang menyebabkan menyempitnya katup aorta pada seseorang seperti; jantung reumatik, kelainan katup bawaan, termasuk di dalamnya ketidakteraturan metabolisme, hiperkolesterolemia, dan penumpukan kalsium pada katup.

Pada kasus yang ringan, kelainan katup jantung hampir tidak dapat dirasakan gejalanya. Stenosis katup aorta menengah justru sulit dibedakan dengan penyakit skeloris aorta dimana katup jantung menebal tetapi tidak menyempit.

Fungsi katup jantung adalah untuk memastikan bahwa darah mengalir dengan bebas pada satu arah aliran dan tidak adanya aliran balik yang bocor. Dan katup jantung yang terdiri dari 4 katup jantung yaitu 2 katup atrioventrikuler, yaitu dari atrium ke ventrikel, dan 2 katub semilunar yaitu pulmonal dan aorta, dari ventrikel ke sirkulasi pulmonal dan sirkulasi sistemik. Daun katup ini sangat responsif, sehingga perbedaan tekanan yang kecil ( kurang dari 1 mmHg ) antara 2 ruang jantung, sudah mampu membuka dan menutup daun katub tersebut.

 
Kelainan katup jantung adalah kelainan pada jantung yang menyebabkan kelainan – kelainan pada aliran darah yang melintasi katup jantung.

Katup yang terserang penyakit dapat mengalami dua jenis gangguan fungsional yaitu :

gangguan fungsional kelainan katup jantung
* Regurgitasi

Daun katup tidak dapat menutup rapat sehingga darah dapat mengalir balik.
* Stenosis Katup

Lubang katup mengalami penyempitan sehingga aliran darah mengalami hambatan.

%d bloggers like this: