Gejala Afasia Atau Keterlambatan Bicara

Gejala Afasia Atau Keterlambatan Bicara

2Afasia adalah suatu kondisi gangguan otak anda dari kemampuan untuk sulit berkomunikasi. Afasia dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk mengekspresikan dan memahami bahasa, lisan dan tulisan.

Afasia biasanya terjadi tiba-tiba setelah stroke atau cedera kepala. Tapi itu juga dapat datang secara bertahap dari lambat pertumbuhan tumor otak atau penyakit degeneratif. Jumlah Cacat tergantung pada lokasi dan keparahan dari kerusakan otak.

Setelah penyebab yang mendasari telah diperlakukan, pengobatan utama untuk afasia adalah terapi wicara yang berfokus pada belajar kembali dan berlatih keterampilan bahasa dan menggunakan metode komunikasi alternatif atau tambahan. Anggota keluarga sering berpartisipasi dalam proses terapi dan berfungsi sebagai mitra komunikasi yang orang dengan afasia.

Afasia disebabkan oleh cedera otak. Penyebab cedera otak pada umumnya disebabkan oleh kelainan pada pembuluh darah. Kelainan tersebut dinamakan pendarahan otak., gangguan pembuluh darah otak, gegar otak. Istilah medisnya CVA (Cerebro Vasculair Accident).

Penyebab lain terjadinya afasia adalah trauma (cedera otak akibat kecelakaan) atau tumor otak.

Otak kita membutuhkan oksigen dan glukosa untuk dapat berfungsi. Jika terjadi CVA atau gangguan lainnya yang menyebabkan terganggunya sistem aliran darah di otak, maka lambat lain sel-sel otak di bagian tersebut akan mengalami kematian.

Di otak terdapat beberapa bagian dengan fungsi berbeda. Pada kebanyakan orang, bagian untuk mengantur kemampuan berbahasa terdapat di sisi kiri otak. Jika terjadi cedera pada bagian bahasa di otak, maka terjadi afasia.
Seseorang dengan afasia mungkin:3
-Berbicara dalam kalimat-kalimat pendek atau tidak lengkap
-Berbicara dalam kalimat-kalimat yang tidak masuk akal
-Berbicara kata-kata yang dikenali
-Memahami orang lain percakapan
-Menafsirkan kiasan secara harfiah
-Menulis kalimat-kalimat yang tidak masuk akal
Keparahan dan lingkup masalah tergantung pada tingkat kerusakan dan area otak yang terpengaruh. Beberapa orang dapat memahami apa yang orang lain katakan relatif baik tetapi perjuangan untuk menemukan kata-kata untuk berbicara. Orang lain dapat memahami apa yang mereka baca tapi namun tidak berbicara sehingga orang lain dapat memahami mereka.

%d bloggers like this: