Gejala Dan Penyebab Kanker Usus Halus

Gejala Dan Penyebab Kanker Usus Halus

 

penyakit usus, kanker usus halus

kanker usus halus

Kanker Usus Halus adalah kondisi medis yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel keganasan (kanker) pada usus halus. Usus halus adalah suatu saluran yang tipis, panjang yang menghubungkan lambung dengan usus besar. Usus halus berperan dalam pencernaan dan penyerapan karbohidrat, protein, lemak dan nutrisi-nutrisi lain dari makanan yang dicerna. Terdapat banyak tipe kanker usus halus: adenokarsinoma (bentuk paling sering yang dimulai pada sel yang membuat dan melepaskan lendir dan cairan-cairan lain), sarkoma (kanker yang terjadi pada jaringan penghubung atau penunjang) dan tumor karsinoid (tipe dari kanker yang tumbuh lambat). Penyebab pasti dari kanker usus halus belum diketahui. Akan tetapi, penderita penyakit radang perut, seperti penyakit Celiac atau penyakit Crohn, memiliki risiko lebih tinggi untuk terjadinya kanker usus halus. Seperti kebanyakan kanker pada saluran pencernaan, gejala dari kanker usus halus pada stadium dini, seperti mual, kehilangan nafsu makan dan perut kembung, adalah tidak spesifik dan menyerupai masalah saluran pencernaan pada umumnya. Akan tetapi, kanker usus halus yang sudah lanjut dapat menyebabkan gejala, seperti ikterus, anemia defisiensi besi, kehilangan berat badan yang tidak diinginkan dan rasa lelah. Pada beberapa kasus, kanker tidak terdeteksi sampai tumor tumbuh begitu besar sehingga menyumbat saluran usus, menyebabkan muntah atau bahkan perforasi dari usus. Penanganan biasanya termasuk operasi pengangkatan bagian yang terkena, terapi radiasi atau kemoterapi.

Gejala Kanker Usus Halus

Gejala kanker usus halus yang mungkin timbul:

 -Darah pada tinja

Ini adalah tanda utama pada kanker usus maupun kanker lainnya. Selain ada darah, biasanya tekstur tinja pada penderita kanker usus juga berubah menjadi lebih panjang dan tipis.
-Anemia

Akibat terlalu banyak darah yang keluar melalui tinja, tubuh pun berisiko mengalami anemia. Penderita kanker usus yang mengalami anemia pun akhirnya merasa lebih lemas dan warna kulit tubuh berubah pucat.
-Kelelahan

Wajar saja sebenarnya jika Anda kelelahan setelah beraktivitas. Tetapi jika rasa lelah itu disertai dengan gejala kanker usus yang lain, sebaiknya Anda waspada. Sebab seperti yang sudah disebutkan, lelah biasanya dipicu dari anemia.
-Penurunan berat badan

Selain anemia dan kelelahan, penderita kanker usus juga akan mengalami penurunan berat badan secara drastis. Padahal penderita tidak sedang menjalani diet atau program penurunan berat badan.
-Masalah buang air besar

Diare, sembelit, atau yang lain adalah hal-hal yang membuat jadwal buang air besar bermasalah. Tetapi jangan sepelekan kondisi itu jika Anda mengalaminya disertai dengan gejala kanker usus yang lain.
-Perut tidak nyaman

Tanda berikutnya seseorang positif terserang kanker usus adalah kerap merasakan nyeri, sakit, inflamasi, dan kembung di area perut. Sebab perasaan tidak nyaman tersebut diduga berasal dari sel kanker yang menginvasi tubuh.
-Obesitas

Untuk kasus orang yang obesitas, biasanya bagian perutnya membuncit ketika terserang kanker usus. Jadi sebelum terlambat, sebaiknya turunkan berat badan karena obesitas juga disebut sebagai salah satu faktor risiko kanker usus.
   

Mual
   

-Muntah-muntah
      

– Perut kembung
   

-Pusing
   

-Sakit perut
   

-Tinja berwarna hitam

 
Risiko terjangkit Kanker Usus Halus
Resiko kanker usus halus meningkat bila Anda:

   
-Adalah seorang laki-laki
   

-Adalah seorang pecandu alkohol
   

-Adalah seorang perokok
   

-Bertambah tua
   

-Memiliki diet yang rendah serat
   

-Telah didiagnosa mengidap Kanker Kolon
   

-Telah didiagnosa mengidap Penyakit Celiac
   

-Telah didiagnosa mengidap Penyakit Crohn
   

-Telah didiagnosa mengidap Sindrom Peutz-Jeghers

 

Komplikasi Kanker Usus Halus

Kanker Usus Halus dapat menyebabkan komplikasi sebagai berikutnya:

-Dapat menyebabkan kekambuhan atau berulangnya Kanker Usus Halus
   

-Penyebaran Kanker ke bagian-bagian lain pada tubuh

 

Pencegahan Kanker Usus Halus
Kanker Usus Halus dapat dicegah bila Anda:

   
-Berhenti merokok
   

-Berolahraga secara rutin
   

-Jauhkan diri dari alkohol
   

-Menjaga berat badan yang sehat
   

-Menjaga diet yang seimbang

Penanganan dan pengobatan Kanker Usus Halus dapat berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:

penyakit usus, kanker usus halus

kanker usu halus

-Imunoterapi
   

-Kemoterapi
   

-Pankreatoduodenektomi
   

-Pembedahan Bypass Usus Halus
   

-Reseksi Usus Halus
   

-Terapi Radiasi

You may also like...

%d bloggers like this: