Jenis Jenis Shock

Jenis Jenis Shock

 

2Shock adalah suatu keadaan serius yang terjadi jika sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) tidak mampu mengalirkan darah ke seluruh tubuh dalam jumlah yang memadai. Shock biasanya berhubungan dengan tekanan darah rendah dan kematian sel maupun jaringan.

Shock terjadi akibat berbagai keadaan yang menyebabkan berkurangnya aliran darah, termasuk kelainan jantung (misalnya serangan jantung atau gagal jantung), volume darah yang rendah (akibat perdarahan hebat atau dehidrasi) atau perubahan pada pembuluh darah (misalnya karena reaksi alergi atau infeksi). Jika tidak cepat dilakukan pertolongan shock bisa berakibat kematian.Untuk bisa menanggulangi shock adalah harus bisa mengenal gejala shock. Tidak ada tes laboratorium yang bisa mendiagnosa shock dengan segera. Diagnosa dibuat berdasarkan pemahaman klinik tidak berfungsi dengan normal perfusi organ dan oksigenasi jaringan. Selanjutnya adalah dengan mengetahui penyebab shock.

   
Jenis-jenis shock diantaranya:

       
*) Cardiogenic shock

terjadi ketika jantung rusak dan tidak mampu untuk mensuplai darah yang cukup ke tubuh. Ini dapat menjadi hasil akhir dari serangan jantung atau gagal jantung kongestif.
       

*) Hypovolemic shock

Merupakan penyebab utama shock adalah kehilangan darah atau terbakar parah. Pengontrolan pendarahan dan pengembalian volume darah pasien harus dilakukan dengan segera dengan memberikan cairan intravenus dan bila mungkin, transfusi darah.
*) Septic shock

3berakibat dari penggandaan bakteri dalam darah dan pelepasan racun-racunnya. Penyeab-penyebab umum dari ini adalah (infeksi paru)pneumonia, infeksi-infeksi dalam perut (seperti pecahnya usus buntu) dan meningitis.
       

*) Anaphylactic shock

adalah tipe dari hipersensitivitas yang parah atau reaksi alergi yang parah. Penyebab-penyebab termasuk alergi pada sengatan-sengatan serangga, obat-obat atau makanan-makanan (kacang-kacang, berries, seafood) dll.
       

*) Neurogenic shock

disebabkan oleh luka sumsum tulang belakang (spinal cord), biasanya sebagai akibat dari kecelakaan atau luka traumatik.

yang dicari :

%d bloggers like this: