Komplikasi Leptospirosis

Komplikasi Leptospirosis

2Banjir dimana-mana menyisakan berbagai permasalahan, mulai dari masalah pengungsi sampai ke penyakit yang mudah ditularkan dengan banjir, diantaranya penyakit Leptospirosis. 
 
Leptospirosis tergolong penyakit demam akut dengan manifestasi klinis yang bermacam-macam. Disebabkan oleh kuman Leptospira.  Manifestasi klinis bisa ringan yang hanya demam biasa mirip influensa sehingga bisa sembuh spontan, atau berat yang menimbulkan kegawatan, bila terdapat penyulit gagal ginjal, ikterus (kuning) karena terganggunya hati, gagal jantung, dan perdarahan di saluran cerna maupun paru dan otak yang menyebabkan kematian.
 
Leptospirosis dapat menyerang semua usia maupun jenis kelamin (laki dan perempuan sama). Dapat berjangkit pada berbagai musim, namun lebih banyak di musim penghujan, apalagi kalau ada banjir. Karena penyakit ini bisa ditularkan melalui air kencing tikus dan anjing, sehingga air menjadi sarana penularan, seperti genangan air di daerah banjir, air selokan, atau air sungai.
 
Penyakit ini sering menyerang pekerja yang bersentuhan dengan air, seperti petani, petugas pembersih selokan, pekerja tambang, pekerja bangunan yang bekerja di daerah basah dan lembab yang ada binatang mengeratnya.
*) Komplikasi Leptospirosis

   
Saat ini Leptospirosis sering dikaitkan dengan kelainan perdarahan. Sebagian besar pasien dengan Leptospirosis Berat mengalami perdarahan (hampir 70%). Perdarahan ini bisa dalam bentuk perdarahan di bawah kulit (bintik-bintik kemerahan), perdarahan pada gusi dan langit-langit mulut, mimisan, hingga perdarahan saluran cerna (muntah darah, berak darah), perdarahan paru (batuk darah) dan perdarahan otak (mirip Stroke: sakit kepala, sulit tidur, gangguan kesadaran, dan kekakuan leher).
 
Sedangkan gejala pada saluran cerna yang dikeluhkan pasien antara lain: nafsu makan menurun, susah buang air besar, mual, muntah, nyeri perut, kembung dan ceguken.

Berikut berbagai komplikasi Leptospirosis,diantaranya:3
* Pada hati : kekuningan yang terjadi pada hari ke 4 dan ke 6 
* Pada ginjal : gagal ginjal yang dapat menyebabkan kematian.
   

* Pada jantung : berdebar tidak teratur, jantung membengkak dan gagal jantung yang dapat mengikabatkan kematian mendadak.
   

* Pada paru-paru : batuk darah, nyeri dada, sesak nafas.
* Perdarahan karena adanya kerusakan pembuluh darah dari saluran pernafasan, saluran pencernaan, ginjal, saluran genitalia, dan mata (konjungtiva).
   

* Pada kehamilan : keguguran, prematur, bayi lahir cacat dan lahir mati.

tim81.com :

%d bloggers like this: