Pemeriksaan Infark Miokard Akut

Pemeriksaan Infark Miokard Akut

1Infark Miokard Akut (IMA) adalah suatu keadaan di mana terjadi nekrosis otot jantung akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan dengan suplai oksigen yang terjadi secara mendadak. Penyebab yang paling sering adalah terjadinya sumbatan koroner sehingga terjadi gangguan aliran darah. Sumbatan tersebut terjadi karena ruptur plak yang menginduksi terjadinya agregasi trombosit, pembentukan trombus, dan spasme koroner.

Ada beberapa pengertian Infark Miokard Akut menurut sumber lain, antara lain :

* Infark Miokard Akut adalah nekrosis miokard akibat gangguan aliran darah ke otot jantung (kapita selekta kedokteran, edisi ketiga)

* Infark Miokard Akut adalah penurunan aliran darah melalui satu atau lebih arteri koroner, mengakibatkan iskemia miokard atau nekrosis ( Dongoes, Moorhouse, Geisller. 1999 : 83 ).

Dari dua pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Infark Miokard Akut adalah keadaan dimana otot jantung mengalami iskemia atau bahkan nekrosis akibat adanya penurunan suplai darah yang melibatkan satu atau lebih dari arteri koroner yang disebabkan oleh berbagai gangguan pada aliran darah.

maksud Infark miokard akut adalah suatu keadaan kematian jaringan pada otot jantung yang diakibatkan oleh karena berkurangnya suplai oksigen ke jaringan tersebut
 
* EKG

Adanya gelombang patologik disertai dengan peninggian segmen ST yang konveks dan diikuti gelombang T yang negatif dan simetrik.Yang terpenting ialah kelainan Q yaitu menjadi lebar (lebih dari 0,04 sec) dan dalam ( Q/R lebih dari ¼ )
* Kateterisasi

Angiografi koroner untuk mengetahui derajat obstruksi
* Radiologi

Hasil radiologi tidak menunjukkan secara spesifik adanya infark miokardium, hanya menunjukkan pembesaran dari jantung
1* Ekhokardiografi

Menilai fungsi dari ventrikel kiri,gerakan jantung abnormal.
* Laboratorium

Creatinin fosfakinase (CPK).Iso enzim CKMB meningkat.Hal ini terjadi karena kerusakan otot,maka enzim intra sel dikeluarkan ke dalam aliran darah.Normal 0-1 mU/ml.Kadar enzim ini sudah naik pada hari pertama ( kurang lebih 6 jam sesudah serangan ) dan sudah kembali ke nilai normal pada hari ke 3.SGOT (Serum Glutamic Oxalotransamine Test ) normal kurang dari 12 mU/ml.Kadar enzim ini biasanya baru naik pada 12 – 48 jam sesudah serangan dan akan kembali normal pada hari ke 7 dan 12.Pemeriksaan lainnya adalah ditemukannya peninggian LED,lekositosis ringan,kadang-kadang hiperglikemia ringan.

%d bloggers like this: