Pencegahan dan Pengobatan Tremor

Pencegahan dan Pengobatan Tremor

2Tremor merupakan gerakan gemetar akibat kontraksi otot yang tidak terkontrol. Frekuensi getaran berkisar antara 4 hingga 12 kali per detik.

Tremor dapat terjadi di hampir seluruh bagian tubuh, misalnya di ujung lengan atau tungkai, pinggang, bagian wajah, bahkan pita suara. Meski demikian, paling sering terjadi pada tangan. Gejala yang paling gampang dilihat, orang tangannya gemetaran scat memegang apa saja, contohnya mangkuk bakso atau gelas minum.

Biasanya tremor terjadi karena proses penuaan. Namun, tidak menutup kemungkinan kondisi ini juga dialami oleh kalangan usia produktif, seperti pada Johan. Meski tidak berakibat fatal, jika dibiarkan tremor bisa bertambah parah dan menyebabkan hilangnya fungsi bagian tubuh yang terkena.
Pencegahan dan pengobatan tremor

   
* Lakukan senam aerobik minimal 5 kali dalam seminggu ini terbukti cukup efektif untuk menekan tremor yang akan keluar. penelitian juga telah melakukan penelitian bahwa seseorang yang habis melakukan senam aerobik akan ebih bisa mengontroldirinya dari pada orang yang tidak melakukan senam aerobik.
   

* Hindari pemakaian kosmetik yang mengandung merkuri karena itu sangat berbahaya. Walaupun hanya dioleskan di wajah tapi merkuri yang terkandung dalam kosmetik bisa menembus kulit dan masuk ke pembuluh darah.
  

* Jangan mengonsumsi kafein, alkohol, narkoba. Ada orang yang berpendapat bahwa alkohol dapat mengurangi tremor. Itu tidak benar, penelitian medis sudah membuktikannya alkohol hanya akan menambah parahkan penyakit tremor, kesembuhan yang disebabkan oleh meminum alkohol hanya sementara saja setelah itu tremor akan bertambah parah. Begitupun dengan mengonsumsi kefein, kafein hanya akan menambah kadar andrelin dalam tubuh kita yang menyababkan tremor bertambah parah. Kalau kafein aja berbahaya untuk penderita tremor apalagi apalagi narkoba kebayangkan kerusakan yang akan disebabkannya.

Tindakan lain mengurangi gejala adalah menghindari kafein. Alasannya, kafein dapat meningkatkan kadar adrenalin yang menyebabkan tremor bertambah parah.

2Jika perubahan pola hidup tidak membantu mengurangi gejala tremor, dapat dilakukan terapi medikamentosa (obat-obatan). Biasanya para terapis menyarankan penggunaan obat betablocker seperti propranolol. Yang harus diingat, obat ini tidak cocok bagi manula dan pengidap asma, diabetes, serta pasien gangguan organ jantung.

   
* Jika tremor sudah mengganggu aktivitas anda disarankan untuk meminum obat betablocker, jika ini tidak mempan bisa juga meminum obat yang mengandung primidone. Tapi awas kecanduan pemakaian obat harus dibawah bimbingan dokter profesional.
   

* Jika obat – obatan juga tidak mempan maka bisa dilakukan dengan operasi bedah talamotomi, operasi ini bertujuan untuk memutuskan liingkaran saraf di otak yang akan mempunyai efek samping seperti susah berbicara dan akan terganggunya keseimbangan kita. Namun dengan kemajuan teknologi sekarang efek samping itu bisa diminimalisirkan bahkan bisa dikatakan Nol alias tidak ada efek sampingnya.

%d bloggers like this: