Pencegahan Penyakit Hepatitis C

Pencegahan Penyakit Hepatitis C

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ungkapan tersebut adalah ungkapan yang tepat dalam upaya pencegahan hepatitis C. Bila seseorang sudah terlanjur terkena penyakit hepatitis C, pengobatan yang dilakukan akan menjadi lebih rumit. Bahkan banyak di antara mereka yang tidak bisa diselamatkan lagi karena penyakit yang dideritanya sudah masuk dalam kategori kronis dan tidak mendapatkan pengobatan secara maksimal. Itu sebabnya pencegahan hepatitis C merupakan kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan.

Mungkin di antara kita, ada yang menyukai daging setengah matang. Apapun jenis dagingnya bila dimasak hanya sampai setengah matang, maka kemungkinan kita untuk terkena virus penyebab hepatitis C maupun virus jenis lainnya akan lebih besar. Melaui cara seperti itulah virus penyebab hepatitis C bisa masuk dan menginfeksi tubuh manusia. Penyebab hepatitis C selanjutnya yang bisa terjadi adalah ketika kita berinteraksi dengan penderita penyakit hepatitis C secara langsung.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari virus penyebab hepatitis C, di antaranya adalah:

 

penyakit liver, hepatitis c

hepatitis C

-Tidak mengkonsumsi makanan mentah

Penyebab hepatitis C dikatakan adalah berasal dari daging yang dimasak belum terlalu matang atau hanya separuh matang saja. Untuk itu, yang bisa kita lakukan adalah usahakan untuk selalu mengkonsumsi daging yang benar-benar matang karena daging yang belum matang adalah penyebab hepatitis C. Jangan sampai karena tertarik dengan rasanya, kita sampai melupakan manfaatnya serta risikonya. Selalu ingatlah bahwa daging yang dimasak tidak sempurna bisa menjadi media penyebab hepatitis C.
-Bila sudah tahu lawan bicara kita atau mungkin orang terdekat kita terinfeksi virus hepatitis, sebaiknya setiap kita harus waspada. Ya, lebih baik adalah mencegah daripada mengobati. Bila kita sudah mengetahui penyebab hepatitis C yang lain adalah karena tertular orang yang terserang hepatitis, maka, usahakan untuk berhati-hati dan menghindari untuk menggunakan peralatan yang sama yang digunakan oleh mereka yang terinfeksi virus penyebab hepatitis C ini untuk satu kegiatan.
-Penyebab hepatitis C berikutnya adalah pola hidup yang tidak teratur

Pola hidup yang tidak teratur juga bisa menjadi penyebab hepatitis C. Misalnya saja, jarang makan atau makan tidak teratur karena pekerjaan yang terlalu banyak dan menumpuk, jarang atau kurang istirahat lagi-lagi karena pekerjaan, serta mengkonsumsi makanan yang tidak sehat seperti junk food, adalah contoh dari kebiasaan yang tidak baik yang bisa menjadi penyebab hepatitis C yang berbahaya ini.
-Deteksi dini dan memeriksakan diri ke laboratorium.

Banyak orang yang baru akan memeriksakan diri ke dokter dan ke laboratorium ketika ia sakit. Padahal saat masih sehatpun seharusnya memeriksakan diri ke dokter atau laboratorium (melakukan general check up) sebagai upaya pencegahan penyakit hepatitis C.
-Jangan menggunakan alat-alat cukur dan benda-benda tajam lainnya secara bergantian

Pencegahan penyakit hepatitis C yang lainnya adalah dengan tidak menggunakan alat-alat cukur dan benda-benda tajam lainnya secara bergantian. Ingatlah bahwa salah satu cara penularan virus hepatitis C adalah melalui benda tajam seperti alat cukur atau silet dan jarum suntik yang dipakai bersama. Pencegahan hepatitis C bisa dilakukan dengan menjaga serta peduli terhadap benda-benda pribadi dan sebisa mungkin tidak meminjam kepada orang lain.
-Jangan pernah melakukan hubungan seksual yang tidak aman

Pencegahan penyakit hepatitis C yang keempat ini diharapkan agar semua orang termasuk pihak-pihak yang beresiko tinggi tertular penyakit hepatitis C, untuk melakukan hubungan seksual dengan aman (menggunakan kondom). Pencegahan hepatitis C melalui hubungan seksual ini yang paling aman (selain dengan menggunakan kondom) adalah setia kepada pasangannya masing-masing. Dan apabila pasangan seksual anda telah mengidap penyakit hepatitis C, menggunakan kondom merupakan sebuah kewajiban dalam berhubungan seksual.
-Pencegahan penyakit hepatitis C yang lainnya adalah dengan menjaga keseimbangan tubuh antara bekerja, berolahraga, dan beristirahat.

Mengapa pencegahan penyakit hepatitis C dengan cara seperti ini dinilai sangat perlu?
Di kota besar, dengan arus kehidupan yang lebih padat, banyak orang yang menjadi tidak peduli dengan kesehatannya. Mereka jadi melupakan bahwa hidup ini harus seimbang. Ketidakseimbangan hidup menyebabkan kondisi fisik menjadi lemah dan akibatnya virus pun bisa menyerah tubuh. Pencegahan penyakit hepatitis C tak hanya diupayakan oleh individu saja, melainkan juga pemerintah. Meningkatnya jumlah orang yang meninggal akibat penyakit ini seharusnya membuat pemerintah peka dengan melakukan pencegahan hepatitis C.
– Melakukan vaksinasi dan imunisasi

Pencegahan penyakit hepatitis C bisa dilakukan pemerintah dengan menambah jenis vaksinasi dan imunisasi khususnya untuk vaksinasi hepatitis C.
– Pencegahan penyakit hepatitis C juga bisa dilakukan dengan cara penyuluhan dan penyuluhan terhadap seluruh lapisan masyarakat. Kekurangpahaman masyarakat terhadap penyakit hepatitis C harus diupayakan dengan mengadakan seminar-seminar atau penyuluhan tentang penyakit tersebut beserta pencegahan penyakit hepatitis C yang bisa dilakukan.
Pencegahan penyakit hepatitis C adalah langkah yang tepat untuk mengurangi orang-orang yang terkena virus tersebut. Pencegahan hepatitis C harus dilakukan sedini mungkin dengan masa depan yang lebih baik.

%d bloggers like this: