Pengobatan Hipertensi Yang Utama Adalah Kontrol Terhadap Diet

Pengobatan Hipertensi Yang Utama Adalah Kontrol Terhadap Diet

 1

*) Kandungan garam (Sodium /Natrium)

Seseorang yang mengidap penyakit darah tinggi sebaiknya mengontrol diri dalam mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak garam (sodium/natrium), ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk pengontrolan diet sodium/natrium ini :

Bahan makanan sumber natrium yang perlu dibatasi, yaitu sebagai berikut :
Garam. Setiap 1 gram garam dapur mengandung 400 mg natrium. Apabila dikonversikan ke dalam ukuran rumah tangga 4 gram garam dapur setara dengan ½ sendok teh atau sekitar 1600 mg natrium.
Diet rendah garam, terdiri dari diet ringan (konsumsi garam 3,75-7,5 gram per hari), menengah (1,25-3,75 gram per hari) dan berat (kurang dari 1,25 gram per hari).
Semua makanan yang diawetkan dengan garam, seperti ikan asin, telur asin, ikan pindang, ikan teri, dendeng, abon, daging asap, asinan sayur, asinan buah, manisan buah, serta buah dalam kaleng.
Makanan yang dimasak dengan garam dapur atau soda kue (natrium bikarbonat), seperti biskuit, kracker, cake dan kue-kue lainnya.
Bumbu-bumbu penyedap masakan. Sekarang ini, sudah banyak penyedap masakan dengan berbagai merk. Salah satu diantaranya yaitu vetsin/ motto/ micin/ MSG, yang masih sangat lazim digunakan masyarakat untuk menambah cita rasa masakan. Contoh lain yaitu kecap, terasi, petis, tauco, saos sambal dan saos tomat.
Makanan kaleng. Makanan kaleng sebenarnya terbuat dari bahan makanan segar, namun yang perlu diperhatikan yaitu dalam proses pembuatannya ditambahkan garam untuk lebih awet. Contoh makanan yang dikalengkan yaitu corned, dan sarden. Selain itu pada buah kaleng yang diawetkan, juga mengandung pengawet berupa natrium benzoat. Oleh karena itu pada hipertensi dianjurkan untuk menghindari minuman atau pun sari buah dalam kaleng.
Fast food (makanan cepat saji). Hal yang perlu diwaspadai adalah makanan cepat saji komposisi makanannya kurang berimbang. Makanan ini tinggi kandungan lemak jenuh, kurang serat, kurang vitamin, dan tinggi natrium. Salah satu hal yang merupakan bumerang bagi penderita hipertensi yaitu kandungan natrium yang terdapat di dalamnya. Produk-produk fast food tersebut seperti sosis, hamburger, fried chicken, pizza, dsb.
-Contoh bahan makanan lain yang mengandung tinggi natrium yaitu : keju, margarin, dan mentega.

 

*) Kandungan Kalium / potassium

Suplemen kalium 2-4 gram perhari dapat membantu menurunkan tekanan darah..

Buah dan sayuran yang mengandung kalium, baik untuk dikonsumsi penderita tekanan darah tinggi, antara lain apel, papaya, peterseli, bayam, kapri, semangka, alpukat, melon, buah pare, labu siam, bligo, labu parang, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang merah, dan bawang putih. Selain itu, makanan yang mengandung unsur omega-3 dikenal efektif dalam membantu penurunan hipertensi. Adapun hal yang perlu diperhatikan dari kalium adalah bahwa kalium  mudah hilang saat proses pengolahan. Bahan makanan yang dipotong kecil-kecil ditambah dengan pencucian pada air mengalir dapat meningkatkan kehilangan kalium dalam bahan tersebut. Demikian juga pada perebusan bahan makanan, air rebusan yang mengandung kalium tersebut sebaiknya tidak dibuang.

 

*) Kandungan vitamin C.

Penderita Hipertensi juga disarankan cukup mengonsumsi Vitamin C terutama Vitamin C alami yang terdapat didalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Semakin tinggi asupan Vitamin C, semakin rendah tekanan darahnya.

 

*) KandunganVitamin B6.

Vitamin B6 berguna untuk menstimulasi sistem syaraf yang akan mempengaruhi tekanan darah. Oleh karena itu, Vitamin B6 sangat dianjurkan bagi penderita Hipertensi.

 

*)  Kandungan Kalsium.

Kalsium bermanfaat untuk membantu menurunkan tekanan darah. Sumber Kalsium terbesar terdapat didalam kacang kedelai, tempe, tahu, kacang hijau, susu kedelai serta sayur-sayuran hijau.

 

*) Kandungan Magnesium.

Magnesium merupakan mineral yang sangat penting untuk sistem saraf, kesehatan jantung, ginjal, dan otot. Kekurangan magnesium ditandai dengan gejala seperti tekanan darah tinggi, retensi air dan depresi. Sumber Magnesium: kacang-kacangan, polong-polongan, sayuran berdaun hilau, gandum, jagung, tahu. Dosis yang dianjurkan  adalah 320mg/hari.

 

*) Kandungan alkohol.

Hindari konsumsi alkohol. Alkohol menguras magnesium dan mengurangi kemampuan tubuh menyerap magnesium dari makanan. Kelebihan konsumsi alkohol merupakan salah satu penyebab tekanan darah tinggi.

 

*) Kandungan kolesterol.

Kendalikan kadar kolesterol. Ketika penyumbatan terjadi pada pembuluh darah akibat penumpukan plak dari timbunan kolesterol, kecepatan aliran darah akan semakin meningkat.

Hal tersebut diakibatkan semakin sempitnya lumen pembuluh darah yang dapat dilalui oleh darah. Darah yang dibutuhkan jaringan tubuh harus terpenuhi secara adekuat, sehingga untuk mempertahankan aliran darah yang memadai, tekanan dalam pembuluh darah ditingkatkan.

yang dicari :

%d bloggers like this: