Penyakit Mata Minus Atau Miopi

Penyakit Mata Minus Atau Miopi

kandungan super lutein, penyakit mata minus

mata minus

Pada rabun jauh (miopia, mata minus), sumbu mata terlalu cembung, sehingga bayangan benda jatuh di depan retina. Akibatnya, benda yang jauh tidak terlihat jelas. Tanpa kacamata, penderita rabun jauh akan mengalami sakit kepala dan nyeri pada mata.

Faktor Resiko Mata Minus atau Miopi

-keturunan keluarga dengan mata minus. Makin besar bila ke2 org tua punya mata minus

-Lahir prematur. Anak2 yg lahir prematur mempunyai resiko tinggi punya mata minus

-Membaca jarak dekat. Beberapa penilitian menunjukkan membaca dekat naikkan resiko mata minus

Gejala Mata Minus Atau Miopi

Gejalanya adalah kepala nyeri berdenyut terutama bagian depan, bola mata perih dan berat, terasa seperti mau keluar dan air mata meleleh berlebihan. Keadaan ini biasanya membaik bila mata diistirahatkan atau dengan minum obat antinyeri. Tapi sering kali kambuh beberapa waktu kemudian.

Miopia memang bisa menyebabkan sakit kepala. Untuk seorang penderita miopia, pada saat melihat miopia, pada saat melihat jauh, bayangan jatuh di depan retina sehingga mengurangi kecembungan lensa. Perubahan kecembungan ini dinamakan kemampuan akomodasi mata. Mata yang berakomodasi terus-menerus dalam waktu yang lama akan menimbulkan kelelahan. Kelelahan mata inilah yang mencetuskan nyeri kepala dan nyeri pada mata.

Berikut gejala yang umum terjadi pada mata minus atau miopi

-kabur ketika melihat jauh namun jelas ketika melihat dekat, memicingkan mata saat melihat jauh

-sering nyeri kepala/pusing karena ketegangan otot mata

-selalu memicingkan mata, harus dekat saat melihat layar tv, membaca terlalu dekat

Penyebab Mata Minus

– Pola makan yang tidak sehat, seperti asupan karbohidrat sederhana yang berlebihan dan makanan yang terlalu diolah, serta makan ketika merasa stress

– Kebiasaan membaca yang salah seperti membaca sambil tiduran dan membaca di tempat dengan penerangan yang kurang.

– Polutan di udara, air dan makanan (bahan kimia, pengawet dll)

– Konsumsi gula yang berlebihan

– Pola perilaku penyangkalan dan kecanduan

– Kurang terkena sinar matahari

– Tempat kerja yang buruk

– Terlalu banyak menonton televisi

– Memakai monitor komputer yang buruk

Beberapa hal lain yang perlu juga di perhatikan:

– Kondisi mata yang terkadang terasa capek, perih, buram dsb, adalah suatu pertanda/pesan dari mata, kalau mata sudah terlalu capek, maka dari itu jika kita mengalami hal-hal tersebut, segera istirahatkan mata anda untuk beberapa saat

– Kondisi mental sangat berpengaruh pada kesehatan pengelihatan mata (vision fitness)

– Memakai kacamata yang sesuai dengan ukuran minus/plus kita, justru akan membuat kita semakin tergantung dengan kacamata dan tidak ada kesempatan untuk memperbaiki penglihatan kita. Dalam buku ini disarankan, untuk memakai kacamata yang setingkat lebih rendah (dengan kemampuan penglihatan sekitar 87,5%) sehingga mata berusaha untuk memperbaiki fokusnya, dan pada akhirnya bisa mengurangi ketergantungan pada kacamata.

Cara Mengurangi Minus Mata

kandungan super lutein, penyakit mata minus

mata minus

-Lepaskan kacamata jika memungkinkan

– Lihat ke benda-benda dengan jarak yang berbeda

– Kedip secara normal, tidak teralu cepat dan lambat

– Tutup mata Anda, gunakan telapak tangan anda dan berikan sedikit tekanan kepada mata Anda. Ini akan membantu otot Anda menjadi lemas.

– Melihat benda yang bergerak juga membantu untuk melemaskan otot mata Anda.

– Usahakan pergi ke pegunungan hijau, persawahan atau laut yang luas.
– Mangkonsumsi Makanan yang banyak mengandung vitamin A dan E sepertiĀ  buah, wortel dan berbagai macam buah yang berwarna jingga lainnya atau buah buahan yang asam.

%d bloggers like this: