Penyebab Anemia

Penyebab Anemia

penyebab anemiaAnemia atau kurang darah adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berperan dalam mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Penyebab umum dari anemia antara lain; kekurangan zat besi, pendarahan usus, pendarahan, genetik, kekurangan vitamin B12, kekuarangan asam folat, gangangguan sunsum tulang.

Anemia terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu sedikit sel darah merah, kehilangan terlalu banyak sel darah merah atau mematikan sel darah merah lebih banyak daripada menggantinya.

Penyebab paling umum dari anemia merupakan kekurangan zat gizi yang dibutuhkan dalam pembentukan eritrosis seperti zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Lainnya dipengaruhi dari beberapa kondisi lain seperti kelainan genetik, perdarahan, serta penyakit kornik.

   
*) Asupan makanan
   
Kurangnya konsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin B12, asam folat serta vitamin C yang merupakan unsur pembentuk sel darah merah. Tahukah anda bahwa wanita sering mengalami kekurangan zat besi? Sekitar 20% dari wanita serta 50% dari wanita hamil mengalami kekurangan zat besi. Faktor lain seperti kekurangan vitamin B12 dapat disebabkan dari kurangnya konsumsi sumber vitamin B12 seperti dari protein hewani. Selain itu asam folat yang berasal dari sayuran atau hati juga berperan dalam pembentukan sel darah merah. Zat besi penting untuk produksi hemoglobin. Anemia karena kekurangan zat besi dapat disebabkan karena asupan makanan miskin zat besi atau hilangnya zat besi dalam jumlah banyak dari tubuh. Perempuan pada masa pubertas yang baru saja mulai memiliki periode menstruasi berada pada risiko kehilangan darah berlebih dan menderita anemia defisiensi zat besi.
   
Dalam proses penyerapan makanan pun ternyata ada yang bersifat sebagai penghambat penyerapan zat besi seperti makanan yang mengandung fitat (bayam) dan polifenol (kopi, teh, kacang). Kandungan lain yang dapat mempercepat penyerapan dari zat besi adalah vitamin C, serta protein hewani.
   

*) Kehilangan darah berlebihan
   
Beberapa kondisi yang menyebabkan kehilangan darah berlebihan antara lain pada pasien dengan hemofilia yang terjadi masalah pada kemampuan pembekuan darah. Pendarahan yang bersifat kronis misalnya pada penyakit inflamasi usus (Inflammatory Bowel Disease) atau kanker usus. Pada kasus pendarahan dari tukak lambung juga dapat menyebabkan anemia defisiensi besi. Umumnya tukak lambung berkaitan dengan riwayat penggunaan obat nyeri seperti NSAID (Aspirin, Ibuprofen). Pada wanita, menstruasi pun juga dapat menjadi penyebab kehilangan darah dan anemia.
   

*) Produksi sel darah merah yang berkurang
   
Produksi sel darah merah dapat berkurang pada beberapa kondisi seperti anemia aplastik yakni kondisi di mana sumsum tulang tidak dapat memproduksi sel darah merah yang cukup. Infeksi virus, paparan bahan kimia, radiasi, antibiotik, obat anti kejang atau dalam perawatan kanker dapat menyebabkan anemia aplastik.
   

*) Penghancuran sel darah merah berlebihan
   
Anemia hemolitik merupakan keadaan dimana sel darah merah hancur secara prematur. Normalnya masa hidup sel darah merah berusia 120 hari. Pada anemia hemolitik durasi masa hidup sel darah merah berkurang. Penyakit hemolitik anemia dapat diturunkan misalnya karena thalasemia, penyakti Defisiensi G6PD, serta anemia sel sabit. G6PD merupakan suatu enzim yang berperan dalam proses pembentukan dan perombakan sel darah merah dan pencegahan hemolisis pada eritrosit.penyebab anemia
   

*) Kondisi tertentu penyebab anemia
   
Pada kondisi hamil, umumnya akan mengalami anemia, karena adanya peningkatan kebutuhan dari zat besi, asam folat. Kondisi lain seperti gagal ginjal kronis, sehubungan dengan salah satu komponen dari sel darah meraha ada erythropoietin dihasilkan dari ginjal, maka hal ini akan mengganggu produksi sel darah merah. Kondisi lain seperti infeksi parasit (cacing tambang atau schistosomiasis) juga dapat menyebabkan anemia. Keganasan seperti leukemia menjadi penyebab dari anemia. Penyakit autoimun seperti anemia pernisiosa serta SLE juga dapat menyebabkan kondisi kekurangan sel darah merah. Penyakit lain seperti malabsorpsi yang berkaitan dengan gangguan penyerapan pada saluran cerna seperti pada penyakit coeliac atau operasi pengangkatan bagian dari lambung (gastrektomi).

%d bloggers like this: