Penyebab Ataksia

Penyebab Ataksia

1Setiap tahun, tanggal 25 September diperingati sebagai Hari Kesadaran Ataksia (Ataxia) Internasional. Peringatan ini dimaksudkan agar lebih banyak orang sadar dan memahami tentang kondisi ini.
 
Ataksia merupakan kondisi yang ditandai dengan berkurangnya koordinasi otot saat melakukan berbagai gerakan seperti berjalan, memegang, mengambil sesuatu, dan lain lain.

Ataksia juga dapat mempengaruhi kemampuan bicara, gerakan mata, kemampuan untuk menelan, dan lain lain.

Penyebab serebral ataksia meliputi cacar air, penyakit Coxsackie, pneumonia mikoplasma, infeksi virus Epstein-Barr, dan lain lain.

Kondisi ini umum terjadi pada anak berusia di bawah 3 tahun.

Ataksia terjadi setelah seseorang mengalami kerusakan otak kecil. Otak kecil berfungsi mengendalikan gerakan otot.
Sel-sel saraf di otak kecil yang rusak atau mengalami degenerasi akan mengarah pada ‘spinocerebellar ataxia’.

Penyebab ataksia meliputi hal berikut:
*) Trauma Otak dan Saraf Tulang Belakang

Setiap cedera atau kerusakan pada otak dan sistem saraf pusat dapat menyebabkan ataksia.

Kondisi ini disebut ataksia serebral akut dan dapat terjadi karena benturan akibat kecelakaan kendaraan atau terbentur benda keras di kepala.
*) Pasokan Darah dan Oksigen yang Terganggu

Stroke menyebabkan suplai darah dan oksigen ke otak terganggu.

Hal ini menyebabkan otak kekurangan oksigen dan kekurangan nutrisi sehingga memicu kematian sel-sel otak.
*) Transient Ischemic Attack (TIA)

5TIA melibatkan penurunan sementara pasokan darah ke otak yang menyebabkan hilangnya koordinasi untuk sementara.

TIA hanya berlangsung beberapa menit, namun mampu memicu kerusakan sel otak.
*) Multiple Sclerosis (MS)

MS adalah penyakit yang mempengaruhi sistem saraf pusat yang bisa memicu ataksia serebral.
*) Cerebral Palsy

Cerebral palsy adalah gangguan yang merusak otak bayi sehingga menyebabkan hilangnya koordinasi gerakan tubuh.
*) Keracunan

Penggunaan obat dan zat tertentu bisa menyebabkan reaksi keracunan. Reaksi ini menyebabkan kerusakan otak yang mengakibatkan ataksia.

Konsumsi barbiturat, obat-obatan terlarang, alkohol, keracunan logam berat, dan pengencer cat bisa menyebabkan reaksi keracunan.

%d bloggers like this: