Penyebab Dan Faktor Resiko Transient Ischemic Attack

Penyebab Dan Faktor Resiko Transient Ischemic Attack

*) Penyebab Transient Ischemic Attack

3Penyebab TIA sama dengan stroke penyumbatan, yaitu karena adanya penimbunan kolesterol di dinding pembuluh darah otak atau adanya gumpalan darah dalam aliran darah ke otak dari bagian tubuh yang lain, seringkali berasal dari jantung.

Penyebab paling umum Transient Ischemic Attack adalah embolus yang occludes arteri di otak. Ini paling sering muncul dari sebuah plakat atherosclerotic dislodged di salah satu arteri karotid (” yaitu ” sejumlah arteri utama di kepala dan leher) atau dari thrombus (” yaitu ” bekuan darah) di jantung berkat fibrilasi atrium.

Pada Transient Ischemic Attack, periode penyumbatan sangat pendek dan karena itu tidak ada kerusakan yang permanen. Membangun kolesterol secara bertahap dan akhirnya menyempit lumen.

Dengan waktu, aliran darah ke sisi otak berkurang dan stroke dapat menyebabkan. Dalam kasus lain, kolesterol partikel dari plakat atherosclerotic mungkin tiba-tiba memutuskan dan terbang ke otak.

Pada beberapa orang, potongan-potongan ini datang dari hati dan pergi ke otak. Hal ini sering terjadi selama serangan jantung atau infeksi katup.

Alasan lain mencakup berlebihan penyempitan pembuluh besar berkat atherosclerotic plakat dan peningkatan darah viskositas berkat beberapa penyakit darah.

TIA berkaitan dengan kondisi-kondisi medis lainnya seperti hipertensi, penyakit jantung (terutama jantung), migrain, merokok, hypercholesterolemia, dan diabetes mellitus.
*) Faktor Resiko Transient Ischemic Attack
   

* Sejarah keluarga. Anda adalah beresiko tinggi jika salah satu anggota keluarga Anda memiliki stroke atau TIA.
   
* Jika Anda lebih dari 55 tahun.
   
* Laki-laki memiliki risiko TIA yang sedikit lebih tinggi daripada wanita tetapi perempuan lebih cenderung meninggal dari stroke.
   
2* Afrika Amerika umumnya cenderung memiliki tinggi risiko kematian akibat stroke, terutama berkat tekanan darah tinggi dan diabetes tak terkendali.

* Tekanan darah tinggi (tekanan darah > 140/90 mmhg)

* Penyakit jantung (pernah kena serangan jantung, kebocoran katup jantung, detak jantung yang tak teratur, fibrilasi atrial, penyakit katup jantung akut)

* Diabetes atau kencing manis, kadar kolesterol LDL tinggi atau HDL rendah, trigliserida tinggi

* Kadar homosistein tinggi, kelainan darah, kegemukan

* Perilaku gaya hidup yang merugikan (merokok, kurang berolah raga)

%d bloggers like this: