Penyebab Dan Gejala Kanker Multiple Myeloma

Penyebab Dan Gejala Kanker Multiple Myeloma

penyakit kanker, kanker multiple myeloma

multiple myeloma

Multiple myeloma adalah sel kanker ganas yang berasal dari sel plasma (sejenis sel darah putih yang dihasilkan di sumsum tulang). Sel plasma normal bertugas untuk menghasilkan antibodi yang melawan infeksi dan kanker sel plasma – sel myeloma berkembang biak pada sumsum tulang, yang membuat pasien tidak dapat menjalani kehidupan normal, kondisi tubuh antara lain seperti anemia, nyeri tulang, patah tulang, penurunan imunitas, gejala penyakit hypercalcemia, proteinuria, dan insufisiensi ginjal.
  
 
Penyebab Kanker Multiple Myeloma

 
Penyebab multiple myeloma tidak dapat dipastikan dengan jelas, bisa disebabkan oleh:

 
-Radiasi pengion
-Stimulasi antigenik yang parah
-Virus EB atau sarkoma kaposi yang terkait dengan infeksi virus herpes
-Terkait dengan beberapa sitokin 

 
Gejala Multiple Myeloma

 
Gejala pada pasien multiple myeloma selain anemia adalah infeksi, pendarahan, bisa terjadi nyeri tulang (paling parah patah tulang), proteinuria (uremia), gejala lainnya yaitu hiperkoagulabilitas darah atau trombosis vena.

 
Gejalanya adalah:

 
1.Infeksi: pasien rentan terhadap infeksi pernafasan dan infeksi saluran kemih, keterlambatan bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, pada pasien yang berusia lanjut dengan infeksi yang terus menerus, tidak harus dibatasi pada terapi anti infeksi, pada saat yang bersamaan terapi anti infeksi dapat mencari penyebab utama. Jika pasien mengalami nyeri tulang, anemia, pendarahan dan gejala lainnya harus mempertimbangkan kemungkinan penyakit ini.

 
2.Anemia: pada pasien multiple myeloma biasanya tekanan sumsum tulang belakangnya tertekan dapat menyebabkan anemia.

 
3.Gejala pada tulang: nyeri tulang, massa lokal, patah tulang dan bahkan kelumpuhan.

 
4.Hiperkalsemia: yang terlihat dengan gejala seperti muntah, kelelahan, kebingungan, poliuria, sembelit, dan gejala lainnya.

 
5.Hiperviskositas: biasanya terlihat dengan gejala pusing, vertigo, tinnitus, bisa tiba-tiba kesadaran terganggu, mati rasa pada jari, kelainan jantung, gagal jantung kronis dan gejala lainnya.

 
 6.Gangguan fungsi ginjal: saat diagnosa, pasien sering disertai dengan kelainan ginjal.
 
    

Pengobatan Kanker Multiple Myeloma

 
-Kedokteran integratif: Integrative Medicine adalah pengobatan pilihan. Pasien selama kemoterapi apabila bisa ditambah dengan pengobatan China dapat mendukung hasil dari kemoterapi, mengurangi efek samping dari kemoterapi untuk memulihkan kembali fungsi sumsum tulang dan meningkatkan fungis kekebalan tubuh. Pada masa ini, pengobatan China tidak henti hentinya melakukan serangan terhadap sel myeloma guna memberantas sisa sisa dari myeloma agar tidak bangkit kembal. Selama kemoterapi akan adanya reaksi gangguan pencernaan, obat tidak akan bisa dimaksukkan secara oral, Modern Cancer Hospital Guangzhou memberikan metode pengobatan dengan menggunakan suntikan agar obat dapat masuk ke tubuh pasien.

 
-Kemoterapi : terapi konvensional untuk pengobatan myeloma.

 
-Radioterapi: jarang digunakan,cocok untuk pengobatan myeloma fokus, dan dengan gejala nyeri tulang lokal sampai tekanan pada saraf tulang belakang.

 
-Transplantasi sel induk hematopoietik: transplantasi sel induk alogenik autologous dan transplantasi sel induk hematopoietik dapat digunakan untuk pengobatan multiple myeloma.
 
Prawatan Untuk Kanker Multple Myeloma

penyakit kanker, kanker multiple myeloma

multiple myeloma

 

 
1. Istirahat : boleh melakukan aktivitas biasa, tetapi tidak boleh melakukan kegiatan berat, agar menghindari dari kejatuhan atau benturan

 
2. Guna menghindari patologis patah tulang : berikan tempat tidur dengan papan keras, hindari penggunakan kasur elastis.

 
3. Pola makan: berikan makanan tinggi kalori, tinggi protein, kaya vitamin, makanan yang mudah dicerna. Pasien dengan insufisiensi ginjal, harus diberikan makanan rendah sodium, rendah protein atau diet pati gandum, untuk mengurangi beban pada ginjal.

 
4. Untuk pasien dengan usia lanjut yang susah untuk bergerak harus dibantu membolak balikan badan dengan lembut/ringan untuk menghindari patah tulang. Berikan pijatan dengan menggunakan handuk hangat pada kulit, perhatikan tempat tidur selalu kering dan rata untuk menghindari decubitus.

 
5. Perawatan oral : pasien dengan gangguan ginjal, karena akumulasi metabolit yang berlebihan, beberapa limbah/sampah masuk ke dalam saluran pernapasan, menyebabkan bau mulut, mempengaruhi nafsu makan pasien, harus melakukan perawatan mulut yang baik, pencegahan infeksi bakteri dan jamur

 
 6. Perawatan psikologis : alihkan rasa kekhawatiran pasien dengan memberikan cinta kasih, memberikan perhatian, membantu pasien dalam meringankan beban mental, membantu pasien menghadapi kenyataan dan menyingkirkan rasa takut,

 
7. Dan perawatan psikologis: untuk memudahkan pasien untuk mengekspresikan keprihatinan mereka sendiri, untuk memberikan cinta dan perhatian untuk melipatgandakan terbaik untuk meringankan stres mental pasien, membantu pasien untuk menghadapi kenyataan dan menyingkirkan rasa takut, membantu membuat suasana hati menjadi stabil

%d bloggers like this: