Penyebab Dan Gejala Mikrocephalus

Penyebab Dan Gejala Mikrocephalus

 

Microcephalus (microcephaly) adalah kondisi yang sangat langka di mana otak tidak tumbuh pada tingkat yang diharapkan dan fisik hasil di lingkar kepala anak yang lebih kecil dari biasanya. Seorang anak dengan Microcephalus mungkin tidak memiliki gejala lain dari ukuran kepala mereka. Seorang anak dengan Microcephalus mungkin memiliki kemampuan yang normal untuk berpikir dan memahami. Setiap anak berbeda dan gangguan mampu mempengaruhi anak-anak dengan cara yang berbeda.

Mikrocephalus adalah kelainan otak dengan ukuran kepala lebih kecil dari ukuran kepala rata-rata berdasarkan umur dan jenis kelamin. Kepala dikatakan lebih kecil jika ukuran lingkar kepala kurang dari 42 cm atau lebih kecil dari standar deviasi 3 dibawah angka rata-rata.

Mikrocephalus seringkali terjadi akibat kegagalan pertumbuhan otak pada kecepatan yang normal. Beberapa penyakit yang memengaruhi pertumbuhan otak dapat menyebabkan mikrosefalus. Mikrosefalus seringkali berhubungan dengan keterbelakangan mental. Mikrosefalus dapat terjadi setelah infeksi yang menyebabkan kerusakan pada otak pada bayi yang sangat muda (misalnya meningitis dan meningoensefalitis).

penyakit tulang,  mikrocephalus

mikrocephalus

Jenis Mikrocephalus
Ada dua jenis Microcephalus; primer dan sekunder. Kedua jenis hasil Microcephalus pada anak yang memiliki kepala kecil, namun gejala lain yang tidak sama.
       

Microcephalus Primer (hadir sejak lahir) seringkali tidak memiliki gejala-gejala yang terkait.
       

Microcephalus sekunder (berkembang kemudian) dapat memiliki berbagai gejala tergantung pada kondisi yang menyebabkan gangguan tersebut.
Penyebab Mikrocephalus

Penyebab Penyebab Mikrocephalus adalah:

    
-Kelainan genetic
       

-Kekurangan oksigen setelah paparan kelahiran dan kehamilan
      

 -Narkoba dan alkohol.
      

-Infeksi dan/atau intoxikasi
      

– Rudapaksa dan/atau sebab fisik lain
      

-Gangguan metabolisme, pertumbuhan gizi atau nutrisi
       

-Penyakit otak yang nyuata (kondisi setelah lahir/post natal)
        

-Akibat penyakit atau pengaruh sebelujm lahir (pre-natal) yang tidak diketahui.
         

-Akibat kelainan kromosommal.
        

-Gangguan saat kehamilan (gestational disorders)
       

-Gangguan pasca psikiatrik/gangguan jiwa berat (post –psychiatrik disorsers)
        

-Pengaruh lingkungan
    

-Kondisi-kondisi lain yang tak tergolongkan.

 

Test diagnostic Mikrocephalus
Pemeriksaan untuk mendiagnosa Mikrocephalus meliputi:
       

-Pemeriksaan fisik penderita
       

-Pemeriksaan kromosom
       

-Ultrasonografi (USG)
     

-Ekokardiogram (ECG)
     

-Pemeriksaan darah (Percutaneus Umbilical Blood Sampling)

 

penyakit tulang, mikrocephalus

mikrocephalus

Tanda dan gejala Mikrocephalus
gejala yang muncul pada bayi:
        

-Keterbelakangan mental,
    

-Tertunda fungsi motorik dan bicara,
     

-Kelainan wajah
        

-Perawakan pendek (pendek tidak tinggi)
       

-Hiperaktif
       

-Kejang,
      

-Kesulitan dengan koordinasi dan keseimbangan
-Kelainan neurologis.

 

yang dicari :

%d bloggers like this: