Penyebab Dan Gejala Osteoporosis

Penyebab Dan Gejala Osteoporosis

penyakit tulang, osteoporosis

osteoporosis

Osteoporosis atau yang sering disebut tulang keropos merupakan hal yang menakutkan terlebih bagi wanita. Pasalnya, Osteoporosis tidak dapat disembuhkan, tapi bisa diperlambat dengan meningkatkan kepadatan tulang.

Osteoporosis adalah penyakit di mana tulang menjadi lemah. Orang yang menderita osteoporosis berisiko tinggi mengalami kepatahan tulang di bagian pinggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan mereka.

Di Amerika Serikat, lebih dari 40 juta orang menderita atau berisiko tinggi mengalami osteoporosis. Penyakit ini bisa diderita pria maupun wanita di usia berapa pun, tapi biasanya terjadi pada wanita paruh baya.

 

Penyebab Osteoporosis
Penyebab osteoporosis adalah:

– Kurang minum air putih

Tubuh membutuhkan sangat banyak cairan, termasuk tulang. Air putih dipercaya mampu mencegah pembusukan tulang. Jadi, biasakan minum banyak air putih.
-Banyak konsumsi garam

Menurut National Osteoporosis Foundation, Amerika, makanan yang mengandung banyak garam bisa membuat kalsium dalam tubuh berkurang, kepadatan tulang pun ikut berkurang.

Solusinya, jauhi makanan yang mengandung garam lebih dari 20%, seperti makanan kaleng, keripik kentang, dan makanan beku.
-Duduk terlalu lama

Jika tak sempat olahraga, lakukan aktivitas ringan seperti stretching atau jalan di sekitar meja kerja agar otot-otot tak tegang, juga merilekskan tulang belakangmu. Berdalih pekerjaan menumpuk sampai tak sempat bergerak dari meja kerja akan merugikan diri sendiri.
-Makan siap saji

Kandungan lemak, sodium, dan gula yang tinggi pada makanan siap saji menyebabkan kepadatan tulang berkurang. Apalagi, biasanya kamu menyantap makanan siap saji sepaket dengan minuman bersoda. Kombinasi lengkap yang ampuh merusak tulang!
-Kurang olahraga

Ini yang paling sering jadi masalah. Olahraga masih ada di urutan ke sekian dibandingkan shopping atau tidur seharian saat weekend. Padahal, olahraga menjadi cara jitu mencegah keroposnya tulang.

 
Faktor Resiko Osteoporosis
Banyak faktor risiko yang dapat menyebabkan osteoporosis. Di antaranya, faktor risiko yang tidak dapat dihindari dan bisa dihindari.Faktor risiko yang tidak dapat diubah mencakup:

–    Gender. Wanita lebih sering menderita osteoporosis dibanding pria.

–    Usia. Semakin tua, Anda semakin berisiko osteoporosis.

–    Ukuran tubuh. Wanita kurus lebih berisiko daripada yang bertubuh besar.

–    Etnis. Wanita kulit putih dan Asia berada pada risiko tertinggi. Perempuan kulit hitam dan Hispanik memiliki resiko yang lebih rendah.

 –    Sejarah keluarga. Osteoporosis cenderung disebabkan faktor genetika. Jika anggota keluarga memiliki osteoporosis atau pengeroposan tulang, ada kemungkinan Anda juga memilikinya.
Faktor risiko lain yang bisa dihindari adalah:

–    Sex hormon. Tingkat estrogen yang rendah karena periode menstruasi abnormal atau menopause dapat menyebabkan osteoporosis pada wanita. Sedangkan kadar testosteron rendah dapat membawa osteoporosis pada pria.

–    Anorexia nervosa. Gangguan makan dapat menyebabkan osteoporosis.

–    Asupan kalsium dan vitamin D. Diet rendah kalsium dan vitamin D membuat Anda lebih rentan terhadap pengeroposan tulang.

–    Penggunaan Obat. Beberapa obat meningkatkan risiko osteoporosis.

 –    Kurang olahraga. Kurang atau sama sekali tidak berolahraga bisa menyebabkan tulang lemah.

–    Merokok. Rokok berpengaruh buruk untuk tulang, jantung, dan paru-paru.

Alkohol. Terlalu banyak alkohol dapat menyebabkan tulang keropos.

 

Gejala Osteoporosis

penyakit tulang , osteoporosis

osteoporosis

 

Gejala osteoporosis diantaranya:
-Miring bahu
   

-Kurva di bagian belakang
   
  
-Nyeri punggung
   

-Postur membungkuk
   

-Perut buncit

 

%d bloggers like this: