Penyebab dan Gejala Penyakit Hepatitis D

Penyebab Dan Gejala Penyakit Hepatitis D

penyakit liver, penyebab dan gejala hepatitis D

hepatitis D

Hepatitis D adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada hati dan hanya mengenai orang-orang yang pernah terinfeksi oleh virus hepatitis B. Hal ini biasanya memperburuk kondisi penderita yang sudah terlebih dahulu terinfeksi oleh virus hepatitis B. Ketika seseorang terinfeksi oleh virus hepatitis B dan D, virus mampu memasuki sel hati dan menggunakan sel-sel tersebut untuk memperbanyak virus hepatitis D. Karena semakin banyaknya virus hepatitis D yang terbentuk di dalam sel hati, sel-sel hati tersebut dapat mengalami kerusakan dan bahkan mati. Hepatitis D biasanya menyebar melalui transfusi darah yang terkontaminasi, sewaktu persalinan dari ibu ke bayi atau melalui kontak seksual. Ada dua tipe hepatitis D tergantung dari durasi infeksi. Infeksi mula-mula dikenal sebagai hepatitis D Akut, sedangkan infeksi yang berlangsung lebih dari enam bulan dikenal dengan hepatitis D Kronis. Hepatitis D Kronis dapat menyebabkan kerusakan hati, kanker hati, dan bahkan kematian.

Tipe D (hepatitis delta) merupakan 50% hepatitis tiba-tiba dan parah, dengan angka kematian yang tinggi. Di Amerika serikat, 1% dari penderita hepatitis D mati dengan gagal hati dalam waktu 2 minggu dan infeksi kebanyakan menyerang para pemakai obat-obatan intravena dan penderita hemofilia. Masa inkubasi adalah 1-90 hari. Tingkat keparahan mencapai 2-70%.
Hepatitis D juga disebut virus delta, adalah virus cacat yang memerlukan pertolongan virus hepatitis B untuk berkembang biak.
Jika anda hanya bisa mendapatkan virus D jika anda sudah terinfeksi dengan hepatitis B. Virus Hepatitis D (HDV) adalah yang paling jarang.
Pola penularan hepatitis D mirip dengan hepatitis B. Infeksi hepatitis D dapat terjadi bersamaan (koinfeksi) atau setelah seseorang terkena hepatitis B kronis (superinfeksi)
Orang yang terkena koinfeksi hepatitis B dan hepatitis D mungkin mengalami penyakit akut serius dan beresiko tinggi mengalami gagal hati akut.
Orang yang terkena superinfeksi hepatitis D biasanya mengembangkan infeksi hepatitis D kronis yang berpeluang besar menjadi sirosis.

Penyebab Penyakit Hepatitis D

Hepatitis D Virus (HDV). Melalui hubungan intim dengan penderita dan pada homoseksual. Menggunakan jarum dan obat-obatan secara bersamaan. Bayi dari wanita penderita hepatitis D.

Gejala Penyakit Hepatitis D

Tanda dan gejala Hepatitis D yang mungkin timbul:

   
-Air seni berwarna pekat
   
-Kehilangan selera makan
   
-Kelelahan
   
-Mual
   
-Muntah-muntah
   
-Sakit perut

-Flu

-Demam

-Penyakit kuning

-Feses berwarna hitam kemerahan

-Pembengkakan pada hati.

Pencegahan Penyakit Hepatitis D

Vaksinasi hepatitis B HBV-HDV co-infeksi HBV-HDV super-infeksi.

Hepatitis D dapat dicegah bila Anda:

   
-Berhubungan seks dengan perlindungan
   
-Hindari berbagi barang-barang pribadi dengan orang yang terinfeksi
   
-Hindari paparan terhadap darah orang yang terinfeksi
   
-Hindari penyalahgunaan obat intravena
   
-Ibu yang terinfeksi harus diimunisasi terhadap virus tersebut pada waktu kelahiran
   
-Jangan berbagi jarum suntik, gunting dan pisau cukur dengan orang lain
   
-Pergi untuk melakukan Vaksinasi Hepatitis B.

%d bloggers like this: