Penyebab Dan gejala Penyakit Hepatitis E

Penyebab Dan Gejala Penyakit Hepatitis E

penyekit liveer, hepatitis e

hepatitis e

Hepatitis E adalah suatu kondisi medis yang jarang yang ditandai dengan peradangan pada hati dan memiliki bentuk yang serupa dengan hepatitis A. Hal ini lebih sering ditemukan pada orang yang tinggal di negara-negara dengan sanitasi yang buruk dan virus Hepatitis E biasanya menyebar melalui makanan dan air yang terkontaminasi dengan feses dari orang yang terinfeksi. Kondisi ini biasanya tidak memerlukan perawatan medis dan akhirnya akan disembuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, penyakit ini bukan merupakan suatu penyakit kronis. Hepatitis E dapat menyebabkan suatu komplikasi yang berat: kegagalan hepatitis fulminan, suatu kedaruratan medis yang berkembang cepat karena sel-sel hati mengalami kerusakan yang sangat cepat sehingga hati tidak dapat menyembuhkan diri dengan cukup cepat.

Hepatitis E adalah lazim di kebanyakan negara berkembang, dan umum di negara manapun dengan iklim panas. Hal ini meluas di Asia Tenggara, Afrika bagian utara dan tengah, India, dan Amerika Tengah. Ini menyebar terutama melalui kontaminasi tinja pada pasokan air atau makanan; transmisi orang-ke-orang jarang ditemukan, namun bisa terjadi saat berhubungan seks oral-anus (misalnya menjilat anus). Wabah epidemi Hepatitis E paling sering terjadi setelah hujan lebat dan musim hujan karena gangguan pasokan air.

Hewan peliharaan telah dilaporkan sebagai reservoir untuk virus hepatitis E, dengan beberapa survei menunjukkan angka infeksi melebihi 95% yang diantaranya berasal dari babi. Kemungkinan Ini berlaku juga jika seseorang mengkonsumsi daging babi hutan dan daging rusa mentah. Namun, tingkat penularan pada manusia melalui rute ini masih diperdebatkan para ahli.

Sejumlah mamalia kecil lainnya telah diidentifikasi sebagai reservoir potensial: tikus Bandicoot lebih rendah (Bandicota bengalensis), tikus hitam (Rattus rattus brunneusculus) dan cecurut rumah Asia (Suncus murinus).

Sebuah virus flu burung telah digambarkan terkait dengan gejala Hepatitis-Splenomegaly pada ayam. Virus ini secara genetis dan antigenically terkait dengan HEV mamalia dan mungkin merupakan sebuah genus baru.

replikasi virus telah ditemukan dalam usus kecil, kelenjar getah bening, usus besar serta hati babi yang terinfeksi.
Penyebab Penyakit Hepatitis E

Virus hepatitis E ini merupakan penyebab dari timbulnya penyakit hepatitis E. Penyebarannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh virus. Gejala-gejalanya adalah demam, rasa letih, hilang nafsu makan, rasa mual, sakit perut, air seni berwarna kuning tua, serta timbul warna kekuningan pada kulit dan mata. Hepatitis E ini akan semakin parah dan perlu diwaspadai terutama pada ibu yang sedang dalam masa kehamilan pada usia kandungan 3 bulan terakhir. Masa inkubasi virus asalah 40 hari (rentang 15-60 hari).
Risiko terjangkit Hepatitis E meningkat bila Anda:
   
-Berpergian ke negara-negara berkembang
   
-Melakukan hubungan seks dengan orang yang terinfeksi
   
-Melakukan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi

 

Gejala Penyakit Hepatitis E

penyakit liver,hepatitis e

hepatitis E

 
Tanda dan gejala Hepatitis E yang mungkin timbul:
   
-Air seni berwarna pekat
   
-Demam
   
-Kehilangan selera makan
   
-Kelelahan
   
-Kulit yang terasa gatal
   
-Mual
   
-Muntah-muntah
   
-Tinja berwarna pucat
Pencegahan Penyakit Hepatitis E

Hepatitis E dapat dicegah bila Anda:

   
-Hindari memakan makanan mentah atau belum matang
   
-Mempraktekkan kebersihan pribadi yang baik

Perbaikan sanitasi adalah ukuran paling penting, yang terdiri dari perawatan kebersihan pada pembuangan limbah manusia; juga penting standar yang lebih tinggi untuk persediaan air masyarakat, baik prosedur kebersihan pribadi maupun persiapan makanan sanitasi.

Sebuah vaksin, berdasarkan protein-protein virus yang di-re-kombinasi, telah dikembangkan dan baru-baru ini diuji dalam suatu populasi berisiko tinggi (personil militer dari negara berkembang). Vaksin tampak efektif dan aman, namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menilai perlindungan vaksin jangka panjang dan efektifitas biaya vaksinasi hepatitis E.

%d bloggers like this: