Penyebab Heterogen Infark Miokard Akut

Penyebab Heterogen Infark Miokard Akut

1Umumnya Infark Miokard Akut didasari oleh adanya aterosklerosis pembuluh darah koroner. Nekrosis miokard akut, hampir selalu terjadi akibat penyumbatan total arteri koronaria oleh trombus yang terbentuk pada plaque aterosklerosis yang tidak stabil; juga sering mengikuti ruptur plaque pada arteri koroner dengan stenosis ringan (50-60%). Kerusakan miokard terjadi dari endokardium ke epikardium, menjadi komplit dan ireversibel dalam 3 – 4 jam. Meskipun nekrosis miokard sudah komplit, proses remodelling miokard yang mengalami injury terus berlanjut sampai beberapa minggu atau bulan karena daerah infark meluas dan daerah non-infark mengalami dilatasi.
Penyebab serangan jantung paling umum adalah penyumbatan (oklusi) arteri koroner setelah pecahnya plak aterosklerotik, yaitu tumpukan lipid (asam lemak) dan sel-sel darah putih pada dinding arteri koroner yang memasok darah ke jantung. Plak yang pecah menciptakan gumpalan-gumpalan bekuan darah. Jika bekuan cukup besar maka dapat menutup sebagian atau seluruh arteri, maka bisa menghambat aliran darah total atau sebagian.
Infark miokard terjadi oleh penyebab yang heterogen, antara lain:
* Infark miokard tipe 1

Infark miokard secara spontan terjadi karena ruptur plak, fisura, atau diseksi plak aterosklerosis. Selain itu, peningkatan kebutuhan dan ketersediaan oksigen dan nutrienyang inadekuat memicu munculnya infark miokard. Hal-hal tersebut merupakan akibatdari anemia, aritmia dan hiper atau hipotensi.
* Infark miokard tipe 2

Infark miokard jenis ini disebabkan oleh vaskonstriksi dan spasme arteri menurunkanaliran darah miokard.
* Infark miokard tipe 3

Pada keadaan ini, peningkatan pertanda biokimiawi tidak ditemukan. Hal inidisebabkan sampel darah penderita tidak didapatkan atau penderita meninggal sebelumkadar pertanda biokimiawi sempat meningkat.
* Infark Miokard tipe a dan b2

– Infark miokard tipe 4a

Peningkatan kadar pertanda biokimiawi infark miokard (contohnya troponin) 3 kalilebih besar dari nilai normal akibat pemasangan
 percutaneous coronary intervention
(PCI) yang memicu terjadinya infark miokard.

– Infark miokard tipe 4b

 Infark miokard yang muncul akibat pemasangan stent trombosis.
* Infark miokard tipe 5
          
Peningkatan kadar troponin 5 kali lebih besar dari nilai normal. Kejadian infark miokard jenis ini berhubungan dengan operasi bypass koroner.

%d bloggers like this: