Penyebab infeksi Klamidia

Penyebab infeksi Klamidia

1Definisi Penyakit klamidia yaitu penyakit yang tergolong dalam Penyakit Menular Seksual (PMS) yang menyerang manusia. Penyakit yang juga dikenal dengan nama uretritis nongonore atau uretritisnon spesifik ini disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini dapat merusak  mata dan  alat  reproduksi manusia, seperti leher rahim, rahim, saluran indung telur dan saluran kencing.
Etiologi Penyakit klamidia disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis.

Chlamydia adalah penyakit kelamin yang banyak terjadi disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis. Biasanya tidak terdapat gejala apa-apa, walaupun begitu tetap ada gejala-gejala ringan, seperti nanah atau keputihan pada penis maupun vagina dan adanya rasa sakit setiap kali buang air kecil. Ini merupakan infeksi yang terjadi pada uretra (laki-laki) dan serviks (mulut rahim) pada perempuan. Sebagai informasi, chlamydia merupakan salah satu penyakit menular seksual yang paling umum dijumpai dan dikenal sebagai penyebab utama penyakit peradangan pada pelvis (panggul), sehingga menyebabkan infertilitas (kemandulan) pada perempuan. Bahaya kan? Jenis tertentu dari bakteri ini hanya menginfeksi serviks dan uretra, sementara jenis lainnnya dapat menyebabkan penyakit mata.

Clamydia merupakan penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis. Biasanya penyakit ini tidak terdapat gejala apa-apa, walaupun begitu tetap saja gejala-gejala ringan seperti nanah atau keputihan pada penis atau vagina dan adanya rasa sakitsaat buang kecil, ini merupakan infeksiyang terjadi pada uretra (laki-laki) dan serviks (mulut rahim) pada perempuan. Chlamydia merupakan penyakit menular seksual yang di kenal sebagai penyakit peradangan pada perviks (panggul) sehingga menyebabkan invertilisasi kemandulan pada perempuan.
           
Chlamydia trachomatis merupakan bakteri obligat intraseluler, hanya dapat berkembang biak di dalam sel eukariothidup dengan membentuk semacam koloni atau mikrokoloni yang disebut badan inklusi (BI). Chlamydia membelah secara benary fision dalam badan intrasitoplasma.

C. trachomatis berbeda dari kebanyakkan bakteri karena berkembang mengikuti suatu siklus pertumbuhan yang unik dalam dua bentuk yang berbeda, yaitu berupa Badan Inisial. Badan Elementer (BE) dan Badan Retikulat (BR) atau Badan Inisial. Badan elementer ukurannya lebih kecil dan terletak ekstraselular dan merupakan bentuk yang infeksius, sedangkan badan retikulat lebih besar, terletak intraselular dan tidak infeksius.
Clamydia adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri C. trachomatis yang ditularkan melalui hubungan seks .Chlamydia trachomatis, imunotipe D sampai dengan K, ditemukan pada 35 – 50 % dari kasus uretritis non gonokokus di AS.

Chlamydia tergolong salah satu penyakit menular seksual (sexual transmitted diseases), seperti kencing nanah, sifilis, dan tentu HIV/AIDS. Bedanya dengan HIV, chlamydia masih bisa disembuhkan. Manusia adalah inang alami untuk C trachomatis.

Infeksi Chlamydia trachomatis pada banyak negara merupakan penyebab utama infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Laporan WHO tahun 1995 menunjukkan bahwa infeksi oleh C. trachomatis diperkirakan 89 juta orang. Di Indonesia sendiri sampai saat ini belum ada angka yang pasti mengenai infeksi C. trachomatis

Infeksi C. trachomatis sampai saat ini masih merupakan problematik karena keluhan ringan, kesukaran fasilitas diagnostik, mudah menjadi kronis dan residif, dan mungkin menyebabkan komplikasi yang serius seperti infertilitas dan kehamilan ektopik.

6Selain menular pada kelamin, chlamydia tak jarang pula bisa ditularkan lewat liang dubur jika melakukan sodomi. Dapat pula melalui rongga mulut jika melakukan oral seks dengan pasangan seks yang positif chlamydia.
Klamidia dapat ditularkan melalui hubungan seksual secara vagina, oral, Klamidia dapat menyerang siapa saja, laki-laki maupun perempuan semua usia, terutama dewasa yang kehidupan seksualnya tidak sehat, misalnya sering bergonta – ganti pasangan, tidak menggunakan kondom saat berhubunganseksual, melakukan hubungan seksual tidak wajar (oral). Wanita yang terinfeksi klamidia lima kali lebih mungkin terinfeksi HIV, Lebih rentan terkena Penyakit Radang Panggul (PRP), yaitu istilah umum untuk infeksi rahim, saluran tuba, dan atau ovarium.
PRP dapat menyebabkan munculnya jaringan parut di dalam organ – organ reproduksi yang dapat menimbulkan komplikasi serius seperti termasuk nyeri panggul kronis, kesulitan hamil / kemandulan, kehamilan ektopik, kehamilan diluar rahim, hamil anggur, radang leher rahim.

yang dicari :

You may also like...

%d bloggers like this: