Penyebab Parametritis

Penyebab Parametritis

Penyebab ParametritisParametritis atau disebut juga sellulitis pelvika adalah radang yang terjadi pada parametrium yang disebabkan oleh invasi kuman.  Kuman dapat sampai ke parametrium lewat endometrium yaitu biasanya pada luka bekas insersi plasenta. infeksi paling sering disebabkan oleh Streptococcus dan Stafilococcus  jarang oleh E.Coli dan kuman- kuman lain. Kejadian ini muncul karena infeksi puerperal atau postbortum, akan tetapi ditemukan pula sebagai akibat tindakan intrauterine dan sebagainya.
Penjalaran kuman sampai ke parametrium terjadi pada infeksi yang lebih berat. Infeksi menyebar ke parametrium lewat pembuluh limfe atau melalui jaringan di antara kedua lembar ligamentum latum. Parametrium dapat juga terjadi melalui salfingo-ooforitis. Parametritis umumnya merupakan komplikasi yang berbahaya dan merupakan sepertiga dari sebab kematian karena kasus infeksi.

Parametritis adalah peradangan pada parametrium (jaringan ikat yang berdekatan dengan rahim).

Parametritis – peradangan lemak perimetric. Pencetus – lebih sering staphilococcus emas, cukup sering asosiasi mikroorganisme. Infeksi dari rahim dan pelengkap meluas pada cara limfatik. Terutama sering parametrites berkembang pada kombinasi dari peradangan dan trauma dari berbagai departemen dari alat kelamin (setelah gagal istirahat dari leher rahim, sebuah diathermocoagulation dari leher rahim, luka operasional dari rahim atau pelengkap).

Peradangan biasanya menggenggam daerah tertentu: dari departemen ke depan dari leher menyusup meluas pada tepi kandung kemih ke dinding perut ke depan, dari departemen ke depan lateral leher – untuk ligamen dan departemen lateral perut; dari belakang departemen lateral yang dari leher – untuk dinding baskom; dari departemen belakang leher – untuk rektum. Para infiltrasi inflamasi dapat menyelesaikan, bernanah atau mendapatkan arus kronis.

Radang paling banyak berlokasi di parametrium bagian lateral akan tetapi bisa juga ke depan dan ke belakang, radang bisa juga menjahi abses. Apabila terjadi abses, dan proses berkembang terus, maka abses akan mencari jalan keluar yaitu di atas ligamentum  pouparty, ke daerah ginjal, melalui foramina obturatorium ke paha bagian dalam, dan sebagianya. Parametritis dapat juga menahun  dan di tempat radang terjadi fibrosis.
Gambaran klinik menunjukkan penderita demam, menderita sakit perut dibagian bawah dan disebelah kanan atau kiri, dan di sebelah uterus teraba tumor. Jika abses meluas, maka di tempat abses mendekati permukaan terdapat edema dan hiperemi,dan di bawah kulit dan jaringan subkutan dapat diraba bagian dari tumor yang akan memecah keluar.
Parametritis biasanya unilateral dan  karena biasanya akibat luka servik, lebih sering terjadi pada pada primipara dari pada multipara.

Di tengah – tengah jaringan yang meradang bisa tumbuh abses. Dalam hal ini, suhu yang mula-mula tinggi secara menetap mulai naik turun disertai dengan menggigil. Penderita tampak sakit, nadi cepat dan perut nyeri. Dalam 2/3 kasus, tidak terjadi abses dan suhu menurun dalam beberapa minggu. Tumor di sebelah uterus mengecil sedikit demi sedikit, dan akhirnya terdapat parametrium yang kaku.

Radang paling banyak berlokasi di parametrium bagian lateral akan tetapi bisa juga ke depan dan ke belakang, radang bisa juga menjadi abses. Apabila terjadi abses, dan proses berkembang terus, maka abses akan mencari jalan keluar yaitu di atas ligamentum  pouparty, ke daerah ginjal, melalui foramina obturatorium ke paha bagian dalam, dan sebagianya. Parametritis dapat juga menahun  dan di tempat radang terjadi fibrosis Kalau terjadi infeksi  parametrium, maka timbulah pembengkakan yang mula-mula lunak tetapi kemudian menjadi keras sekali.

Infiltrasi ini dapat terjadi hanya pada dasar lig. Latum tetapi dapat juga bersifat luas misalnya dapat menempati seluruh parametrium sampai ke dinding panggul dan dinding perut depan di atas lig. Inguinale.Jika filtrat menjalar ke belakang dapat menimbulkan pembengkakan di belakang cervix.
Eksudat ini lambat laun diresorpsi atau menjadi abses. Abses dapat memecah di daerah lipat paha di atas lig. Inguinale atau ke dalam cavum douglas.
Parametritis biasanya unilateral dan karena biasanya sebagai akibat luka cervix, lebih sering terdapat pada primipara daripada multipara.

Penyebab

Parametritis dapat terjadi karena:

* Dari endometritis dengan 3 cara :Penyebab Parametritis

– Per continuitatum : endometritis, metritis, parametitis.

– Lymphogen.

– Haematogen : phlebitis, periphlebitis, parametritis

* Dari robekan serviks

* Perforasi uterus oleh alat-alat ( sonde, kuret, IUD)

yang dicari :

You may also like...

%d bloggers like this: