Penyebab Penyakit Alzheimer

Penyebab Dan Faktor Resiko Penyakit Alzheimer

penyakit alzheimer, penyebab alzheimer

alzheimer

Tak satupun faktor yang muncul menjadi penyebab Alzheimer. Ilmuwan percaya bahwa penyakit ini merupakan kombinasi antara genetik, gaya hidup dan faktor lingkungan. Alzheimer merusak dan membunuh sel otak.

Dua jenis kerusakan sel otak (neuron) yang biasa terjadi pada orang pengidap Alzheimer
*) Plaques / plak

Gumpalan protein yang disebut beta-amyloid mempengaruhi komunikasi antara sel-sel otak. Meskipun tidak diketahui ada kasus Alzheimer yang menyebabkan kematian, fakta menunjukkan bahwa proses yang tidak normal dari protein beta-amyloid kemungkinan menjadi penyebab.

 

*) Tangles / kusut

Struktur pendukung dalam sel otak tergantung pada normalnya fungsi protein bernama tau. Pada orang dengan Alzheimer, benang protein tau mengalami perubahan yang menyebabkan mereka menjadi tidak waras. Banyak ilmuan percaya bahwa ini adalah kerusakan neuron dan dapat menyebabkan kematian bagi penderita Alzheimer.

 

Berikut adalah 6 faktor risiko penyakit Alzheimer:
-Usia

Usia yang semakin bertambah merupakan salah satu faktor risiko utama munculnya penyakit Alzheimer.

Penuaan tidak selalu diiringi penyakit Alzheimer, namun risiko terkena penyakit ini akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia.

Setelah seseorang mencapai usia 65 tahun, maka risiko terkena Alzheimer akan meningkat menjadi dua kali lipat setiap lima tahun. Sekitar setengah dari orang yang berusia 85 tahun menderita Alzheimer.

Namun orang yang mengalami perubahan genetik yang langka sering mengembangkan penyakit Alzheimer dan mulai menampakkan gejala penyakit ini pada usia 40-an atau 50-an tahun.
-Riwayat Keluarga dan Genetika

Risiko Alzheimer akan meningkat jika ada anggota keluarga dekat (orangtua, kakak, adik, anak) menderita penyakit ini.

Para ilmuwan berhasil mengidentifikasi perubahan atau mutasi pada tiga gen yang bertanggung jawab terhadap munculnya penyakit Alzheimer.

Namun, mutasi gen ini hanya berkontribusi kurang dari 5 persen dari penyakit Alzheimer. Sebagian besar mekanisme munculnya Alzheimer di antara anggota keluarga tetap belum terjelaskan.

Peneliti menemukan bahwa gen yang menjadi risiko terkuat dari Alzheimer adalah apolipoprotein e4 (APOE-e4).
-Jenis Kelamin

Perempuan memiliki risiko lebih besar dibandingkan laki-laki terkena penyakit Alzheimer. Hal ini terjadi karena sebagian besar perempuan harapan hidupnya lebih panjang daripada laki-laki.
Gangguan Kognitif Ringan

Orang yang mengalami gangguan kognitif ringan (Mild Cognitive Impairment) memiliki masalah ingatan atau gejala lain dari penurunan kognitif yang lebih buruk daripada yang seharusnya terjadi di usia mereka, namun belum cukup parah untuk didiagnosis sebagai demensia.

Meskipun masih belum pasti, mereka yang mengalami gangguan kognitif ringan memiliki risiko lebih besar untuk mengalami demensia.
-Gaya Hidup dan Kesehatan Jantung

Sampai saat ini belum ada bukti kuat bahwa perubahan gaya hidup dapat mengurangi risiko terkena penyakit Alzheimer.

Namun, ada bukti yang menunjukkan bahwa beberapa faktor risiko penyakit jantung dapat meningkatkan risiko terkena penyakit Alzheimer juga, diantaranya yaitu:
a. Kurang olahraga
b. Merokok
c. Tekanan darah tinggi
d. Diabetes yang tidak terkontrol dengan baik
e. Kolesterol tinggi
Faktor risiko tersebut juga dihubungkan dengan demensia vaskular, salah satu tipe penurunan kognitif yang disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah di otak.

Banyak orang yang mengalami penurunan kognitif memiliki perubahan karakteristik otak seperti pada Alzheimer dan demensia vaskular.

Bekerja sama dengan tim perawatan kesehatan, Anda membuat rencana untuk mengendalikan faktor-faktor tersebut yang akan membantu melindungi kesehatan jantung sekaligus membantu menurunkan risiko demensia dan Alzheimer.
-Belajar Seumur Hidup (Lifelong Learning) dan Keterlibatan Interaksi Sosial

Penelitian menemukan bahwa aktivitas belajar dan interaksi sosial seumur hidup bisa mengurangi risiko penyakit Alzheimer.
Faktor-faktor yang dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer diantaranya adalah:

penaykit alzheimer, penyebab alzheimer

alzheimer

a. Tingkat pendidikan formal yang lebih tinggi
b. Pekerjaan yang memberikan stimulus
c. Aktivitas mental yang menantang, misalnya membaca, bermain game, atau memainkan alat musik
d. Sering melakukan interaksi sosial

 

Sampai saat ini, para ilmuwan belum bisa menjelaskan hubungan ini secara detail.

Namun ada satu teori yang mengatakan bahwa dengan digunakannya otak, maka otak akan membangun lebih banyak koneksi antar sel, yang dapat melindungi otak dari dampak perubahan yang berkaitan dengan Alzheimer.

Penjelasan lainnya adalah bahwa orang yang menderita Alzheimer cenderung kurang mencari kegiatan yang memberi stimulus (stimulating activities) beberapa tahun sebelum mereka didiagnosis menderita penyakit ini.

%d bloggers like this: