Sembelit ,Bahaya Sembelit, Dan Cara Mengatasi Sembelit

Sembelit ,Bahaya Sembelit, Dan Cara Mengatasi Sembelit 

 

 

Konstipasi atau sering disebut sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang manusia (atau mungkin juga pada hewan) mengalami pengerasan tinja yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya.

Sembelit atau konstipasi memang merupakan salah satu kondisi yang membuat tidak nyaman saat sedang beraktivitas. Sembelit sendiri adalah sebuah keadaan yang disebabkan oleh gangguan pencernaan di mana sistemnya sedang tidak lancar. Dari sini kemudian akan ada pengerasan tinja sehingga pada proses buang air besar akan begitu sulit dikeluarkan dan memicu rasa sakit pada penderitanya.

Sembelit adalah salah satu masalah yang kebanyakan orang mengalami dan berpengalaman yang sangat mengganggu dalam kehidupan mereka. Di negara Amerika sana, ini merupakan penyebutan dengan keluhan gastrointestinal yang paling umum. Konstipasi ini sangat mempengaruhi terhadap perempuan dan orang tua. Namun, semua orang rentan mengalami sembelit.

Sembelit adalah gejala gangguan fungsi usus, yang membuat pergerakan usus jarang dan suit berfungsi. Paling sering memang sembelit tidak terlalu mencapai hal yang besar meskipun dalam hal demikian kita harus selalu waspada karena sembelit bisa – bisa menyebabkan masalah yang lebih serius.

Sembelit terjadi ketika usus besar menyerap air terlalu banyak atau kontraksi otot, yang menyebabkan buang air besar, lambat dan lamban. Sehingga, apabila pergi ke kamar mandi sulit untuk dikeluarkan dan terasa menyakitkan. Akibat seperti ini juga bisa menyebabkan BAB berdarah atau mengalami pendarahan BAB saat ingin mengeluarkannya. Jika seperti ini terjadi maka sistem pecernaan Anda kurang baik dan tindakan salah satunya yaitu pergi ke medis untuk melakukan pemeriksaan pencernaan Anda. Selama feses masih terus mengalami kekerasan dan kering ini akan membuat untuk mengeluarkannya akan lebih sulit.

Tubuh setiap orang memiliki jadwal pengeluaran BAB dengan sendirinya berdasarkan kebiasaan. Dengan gaya hidup dan pola makan seperti diet kurang baik maka ini juga sebagai salah pengaruhnya susah mengeluarkan kotoran. Jika Anda pergi atau dirumah selama tiga hari atau lebih lama tanpa mengeluarkan buang air besar, maka ini harus diwaspadai. Apa gejala sembelit? Meskipun, orang yang mengalami sembelit dapat mengetahui bahwa dirinya telah mengalami susah buang air besar akan tetapi untuk orang yang belum mengalami sembelit itu mungkin akan merasa seperti menyakitkan, canggung dan takut. Nyeri perut dan terasa kembung atau pembekakan dapat terjadi dan merasakan adanya rasa sakit dan muntah-muntah. Setelah kurang dari dua minggu tidak mengeluarkan BAB maka itu sebagai tanda bahwa Anda sedang mengalami susah buang air besar.

Penyebab sembelit sendiri sangat beragam rupanya dan Anda patut mengenalinya satu per satu agar tidak bingung ketika harus mengatasinya nanti. Meski sembelit merupakan sebuah kondisi kesehatan paling umum, sangat penting utk mengetahui penyebab dan beberapa gejalanya. Sejumlah pemicu sembelit yang terbilang umum antara lain adalah sebagai berikut.

1. Dehidrasi

Kelancaran buang air besar sangat tergantung dari banyaknya asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh. Bahaya akibat kurang minum air putih salah satunya adalah sulit buang air besar atau sembelit di mana ini ada hubungannya juga dengan dehidrasi. Bahkan saking kurangnya asupan cairan bisa saja menyebabkan obstipasi.

Obstipasi ini diketahui juga dengan kondisi sembelit cukup hebat dan mampu menjadi jauh lebih buruk dan feses akan jauh lebih keras dan lebih sukar keluar. Bahaya dehidrasi dapat begitu memengaruhi kesehatan, maka dari itu setiap orang perlu mengonsumsi banyak-banyak air putih per harinya. 2 liter atau yang juga setara dengan 8-10 gelas air adalah yang diperlukan tubuh.

2. Kehamilan

Faktor kehamilan pun rupanya bisa menjadi salah satu hal yang memicu seseorang sembelit dan ini terjadi pada kira-kira 40% para ibu hamil. Jangan khawatir atau panik karena memang hal ini cukup wajar terjadi dan dialami di periode awal masa kehamilan.

Wanita hamil yang merasa sulit buang air besar adalah karena selama masa hamil, hormon progesteron bakal jauh lebih banyak yang terproduksi di mana efeknya bakal membuat otot kendur dan otomatis membuat otot usus lebih sulit dalam berkontraksi. Selama masa awal kehamilan, sebaiknya Anda mulai mencari-cari cara yang alami dan aman untuk menghindari sembelit.

3. Kurang Olahraga

Salah satu penyebab seseorang mengalami gangguan pada sistem pencernaannya adalah faktor kurang olahraga alias kurang gerak. Jarangnya melakukan latihan fisik juga sangat memengaruhi kesehatan pencernaan. Ketika Anda aktif bergerak, terutama memang rajin berolahraga, fleksibilitas usus pun juga pada tingkat yang baik sehingga sembelit dapat dicegah.

4. Faktor Usia Lanjut

Pada dasarnya, para lansia atau yang orang-orang yang usianya berada di atas 50 tahun kondisi ususnya akan seperti para wanita hamil. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, usus ibu hamil akan mengalami ketidakelastisan. Usus yang kurang elastis dan fleksibel memang tak hanya bisa dipicu oleh kurangnya Anda berolahraga.

Rupanya usus yang kurang elastis pun mampu dapat dialami oleh yang berusia lanjut. Maka dari itu, penting pula bagi yang sudah mulai memasuki usia 50 ke atas untuk memenuhi asupan cairan yang cukup diimbangi dengan diet atau pola makan yang baik, sehat, benar dan seimbang. Menjaga usus tetap elastis juga bisa dengan melakukan olahraga yang sesuai untuk para lansia.

5. Stres

Faktor stres maupun depresi memang menjadi hal yang memicu banyak kondisi kesehatan, namun banyak orang yang masih menganggap hal ini begitu sepele. Mengelola stres dengan baik bakal sangat membantu karena stres nyatanya juga dapat memengaruhi kinerja sistem pencernaan.

Saat sistem pencernaan tak lancar, sembelit bisa saja terjadi. Sebagai manusia biasa, memang kita tak akan bisa betul-betul bebas dari rasa stres karena masalah selalu ada. Namun, bagaimana kita menyikapinya dan mengendalikan rasa stres agar tak memicu gangguan kesehatan adalah yang terpenting. Baik dengan melatih pernapasan, melakukan olahraga atau meditasi boleh Anda coba.

6. Faktor Masa Menstruasi

Cukup mirip dengan masa kehamilan, faktor ini akan memengaruhi hormon pada tubuh wanita yang juga rupanya kemudian memberikan efek pada sistem pencernaan. Terganggunya pencernaan sehingga membuat susah buang air besar adalah karena perubahan hormon tersebut. Cukup dengan memperbanyak minum air putih selama menstruasi tak akan menghambat kelancaran BAB Anda.

Walau pengaruh hormon berubah, ada baiknya untuk tetap meminum banyak air putih karena pada dasarnya asupan cairan lebih untuk tubuh akan sangat menyelamatkan pencernaan Anda. Namun saat hormon berubah dan Anda tak mengimbanginya dengan asupan air putih banyak, sembelit dan sulit buang air besar menjadi risikonya.

7. Kurang Serat

Sudah pasti ketika bicara soal sembelit, faktor lainnya yang bisa Anda tebak adalah kurangnya asupan serat. Nutrisi ini sangat penting bagi tubuh dan bisa didapat langsung dengan mengonsumsi buah maupun sayuran. Apabila Anda jarang makan sayur atau bahkan tak menyukainya, bisa jadi itulah mengapa Anda sering sembelit.

Makanan berserat yang tepat bakal memenuhi serat yang dibutuhkan dalam tubuh Anda sehingga dipastikan Anda akan tercegah dari sembelit. Hanya saja, tetap untuk menjaga kelancaran sistem pencernaan dan buang air besar, minum banyak air putih akan sangat membantu. Pilihlah sayuran hijau dan buah-buahan segar untuk mengisi daftar menu Anda sehari-hari agar pencernaan senantiasa sehat.

8. Kelebihan Serat

Kekurangan serat salah, tapi juga kelebihan serat pun tak baik untuk sistem pencernaan Anda. Keduanya tidak boleh sampai terjadi sehingga Andalah yang sebaiknya pintar-pintar dalam menjaga keseimbangan asupan serat tersebut. Mungkin sebagian dari Anda mengira bahwa dengan banyak-banyak makan serat akan baik untuk tubuh.

Segala yang kelebihan justru tidaklah baik untuk kesehatan, begitupun ketika kekurangan nutrisi satu ini. Yang seimbang selalu paling sempurna, maka penting untuk mengetahui berapa kadar serat yang dibutuhkan tubuh setiap harinya untuk menghindari kelebihan dan kekurangan serat. 5 porsi sayuran yang juga diseimbangkan dengan buah-buahan dalam sehari adalah yang paling dianjurkan.

9. Kelebihan Konsumsi Daging

Konsumsi daging secara berlebih juga turut membuat seseorang mudah terkena sembelit. Kebanyakan orang akan lebih senang dengan daging ketimbang sayuran, padahal daging dan sayuran pun asupannya perlu diseimbangkan supaya tubuh menerima nutrisi dari kedua belah pihak. Daging merah adalah yang paling bisa membuat sembelit maupun menyebabkan penyakit asam lambung.

Jenis daging merah termasuk yang cukup susah untuk dicerna usus dan terlebih dari itu ada banyak kandungan zat besi di dalamnya. Perlu diketahui bahwa besi merupakan salah satu zat yang bisa mengeraskan feses. Bahkan feses juga bisa menjadi hitam serta gelap bagi yang suka mengonsumsi daging merah; maka, batasi asupannya mulai sekarang.

10. Pengaruh dari Obat Tertentu

Efek samping dari obat tertentu juga dapat memicu sembelit atau sulit buang air besar. Jadi, sebaiknya sebelum mengonsumsi obat untuk kondisi kesehatan tertentu, Anda coba bertanya dulu dengan dokter untuk mengetahui kejelasan efek samping. Biasanya, obat yang memberikan efek sembelit adalah obat-obatan diuretik.

Jenis obat lain yang dapat memberikan efek sama adalah antipsikotik, antidepresan, antiepilepsi, suplemen zat besi, suplemen kalsium, obat pereda rasa sakit dan nyeri di mana bersifat aditif (contohnya morfin dan kodein), serta obat khusus gangguan pencernaan (contoh alumunium antasida). Waspadai segala jenis obat tersebut dan teruslah banyak minum air putih.

11. Konsumsi Sayuran/Buah Pemadat Feses

Sayuran serta buah memang baik dan dianjurkan demi menjaga kesehatan tubuh, namun perlu juga Anda ketahui bahwa ada jenis sayur maupun buah yang justru memicu sembelit. Bukan hanya karena konsumsinya yang mungkin kelebihan, tapi juga karena efek dari makanan itu sendiri yang mampu mengeraskan feses.

Contoh yang bisa diambil di sini adalah buah pisang; pisang merupakan buah yang memang sehat untuk usus, tapi juga bisa memadatkan kotoran. Ketika feses di dalam tubuh menjadi padat, otomatis akan sulit dikeluarkan. Kalaupun Anda ingin memakan buah ini, sebaiknya banyak-banyaklah bergerak dan minum air putih.

12. Konsumsi Makanan Beku

Zaman yang semakin instan ini tak heran kalau orang-orang akan memilih makanan beku karena lebih menghemat energi dan juga waktu. Tapi bahaya di balik makanan-makanan jenis tersebut akan sangat besar bagi kesehatan. Ingat bahwa serat yang terkandung pada makanan beku sangatlah rendah dan akan jauh lebih besar kadar bahan pengawetnya.

Sama saja ketika Anda mengonsumsi makanan beku, serat yang dibutuhkan tubuh tak terpenuhi dengan sempurna yang menjadikan gerakan usus pun menjadi terganggu. Contoh makanan beku yang mungkin Anda gemari adalah es krim; makanan ini tak bisa menolong pergerakan usus supaya lancar. Belum lagi kandungan susu serta gulanya begitu besar sehingga bisa memadatkan feses.

13. Emosi

Faktor emosi pun menjadi salah satu yang bisa menyebabkan sembelit karena seseorang yang sedang emosional akan berpengaruh terhadap kinerja usus. Kecemasan dan kekhawatiran mampu memicu usus menjadi tegang dan kejang. Saat hal ini terjadi, maka pertaltik usus otomatis terhenti sementara itu cairan feses terserap kembali oleh usus besar.

Sebagai akibatnya, ini bakal memadatkan feses di mana feses bakal sulit dikeluarkan. Itulah mengapa juga penting untuk bisa mengendalikan emosi secara tepat. Setiap orang dapat merasa emosi seperti kecemasan dan kepanikan, namun perhatikan juga apa yang terjadi pada usus Anda ketika rasa tersebut dibiarkan menghantui diri Anda.

14. Sering Menahan BAB

Hal ini cukup kerap terjadi dan pasti dialami beberapa orang yang suka menunda BAB padahal sudah ada keinginan untuk itu. Seperti halnya saat Anda sedang mengerjakan sesuatu dan tiba-tiba ada hasrat untuk BAB, Anda kemungkinan akan merasa tengah tanggung. Inilah alasan mengapa Anda kerap menahan BAB yang seharusnya sudah bisa keluar.

Ketika rangsangan untuk BAB datang, sebaiknya tak ditahan kalau memang tidak sedang dalam acara penting yang menyebabkan Anda tak bisa ke mana-mana. Terlalu sering menahannya dan juga pada jangka waktu yang panjang hanya akan mengakibatkan sembelit yang cukup buruk. Segera ke kamar mandi untuk menuntaskan ketimbang ditahan dan dibiarkan.

15. Pola Makan Tak Sehat

Pola makan yang tidak teratur sama sekali, lalu juga diet yang tidak tepat dan tidak sehat juga bisa menjadi pemicu sembelit. Mulailah melirik tips diet sehat yang benar dan seimbang agar usus pun juga selalu terjaga kesehatannya. Seseorang yang pola makannya kurang baik biasanya mengalami berat badan tak ideal, baik itu terlalu gemuk atau terlalu kurus di mana faktor ini pun menjadi pemicu sembelit.

16. Kondisi Penyakit Tertentu

Sulit buang air besar juga mampu menjadi sebuah gejala dari kondisi penyakit tertentu, contohnya adalah kurang aktifnya kelenjar tiroid, hernia, tifus, kelebihan kalsium pada darah atau hiperkalsemia, penyakit parkinson, kanker dubur, cedera saraf tulang belakang, dan kanker usus. Tak hanya itu, kondisi kesehatan seperti sindrom iritasi usus besar, fisura anal, multiple sclerosis, peradangan usus, serta diabetes juga adalah kondisi medis yang mampu menyebabkan seseorang mengalami sembelit.

Ketika sulit buang air besar ini terjadi selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan padahal Anda sudah mencoba minum air putih banyak dan makan makanan berserat, Anda perlu ke dokter. Periksakan keadaan kesehatan Anda karena ada potensi besar bahwa sembelit termasuk dalam gejala penyakit yang sudah disebutkan sebelumnya.

Faktor Penyebab Sembelit Lainnya

Selain dari daftar penyebab di atas, masih ada beberapa faktor lain yang mampu memicu sembelit, seperti halnya:

  1. Sistem pencernaan mengalami kelainan anatomis.
  2. Kekurangan vitamin C pada tubuh.
  3. Mengalami panas dalam.
  4. Trauma akan pelecehan seksual atau kekerasan yang termasuk di dalam faktor psikologis.

Gejala sembelit

Gejala Sembelit Selain kesulitan buang air besar, penderita sembelit terutama pada dewasa umunya mengalami gejala-gejala lainnya yaitu: perut kembung, sebah, sakit perut, merasa ada sesuatu yang menyumbat, bab berdarah, atau merasa sakit saat buang air besar.

Sedangkan Sembelit pada bayi ditandai dengan bayi menangis saat buang air besar, menarik kaki ke arah perut, atau sampai-sampai melengkungkan punggung ketika mau buang air besar. Segera mengatasi sembelit sangatlah penting, karena konstipasi yang berlangsung lama dan parah akan menimbulkan komplikasi, diantaranya:

  • Wasir. Sembelit yang berlangsung lama dan sering akan mempermudah terjadinya pelebaran pembuluh darah vena di sekitar anus alias wasir atau ambeien.
  • Anal Fissure atau robeknya anus. Feses yang keras dan besar berpotensi melukai anus hingga robek dan berdarah.
  • Fecal Impaction. Sembelit kronis penyebabkan pengumpulan feses yang keras terjebak pada usus besar sehingga tidak bisa dikeluarkan melalui proses defekasi biasa.
  • Rektum Prolaps. Rektum atau bagian yang lebih dalam dari anus dapat menonjol keluar karena feses keras pada sembelit.

Cara Mengatasi Sembelit, Efektif dan Aman

Cara Mengatasi Sembelit Sesuai dengan penyebabnya ada banyak cara mengatasi sembelit mulai dari perubahan gaya hidup hingga obat-obatan pencahar atau pencuci perut.

  • Perubahan Gaya Hidup Selain dapat mengatasi sembelit, perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat ini, juga akan mencegah sembelit datang kembali, inilah yang dapat anda lakukan:
  • Tingkatkan asupan serat. Serat yang cukup pada makanan akan membuat feses menjadi lebih lunak dan licin sehingga mudah melewati usus. Jadi makanlah buah dan sayuran segar setiap hari terutama buah pepaya, namun jangan langsung banyak atau berebihan ya, karena akan membuat kembung. Jadi mulailah secara bertahap hingga dirasa nyaman.
  • Olah raga setiap hari. Aktifitas fisik akan meningkatkan kekuatan otot usus serta pergerakannya. Hal ini sangat berperan melancarkan sistem pencernaan dan membantu mengatasi sembelit.
  • Jangan menahan Buang Air Besar. Ketika sudah kebelet BAB sebaiknya dituruti saja. Karena menunda-nunda buang hajat akan membuat feses tertahan dan akan membuatnya semakin keras akhirnya susah dikeluarkan

Menu makanan dan minuman yang harus dihindari oleh penderita sembelit / susah buang air besar

Menu Makanan Bagi Penderita Susah Buang Air Besar / SembelitMakanan yang diproses / makanan olahan / makanan siap saji

Dianjurkan menghindari makanan olahan jika Anda mengalami sembelit / susah buang air besar. Makanan ini cenderung rendah serat, dan diet rendah serat merupakan salah satu penyebab potensial untuk sembelit. Serat sendiri bertindak sebagai pencahar alami yang dapat melancarkan bab dan mengatasi sembelit. Contoh beberapa daftar makanan siap saji yang harus Anda hindari seperti nuget ayam, soda, hotdog dan daging olahan lainnya, biskuit dan kue-kue, sereal untuk sarapan, bumbu olahan, salad dressing dan makanan olahan lainnya.

Daging dan telur

Makanan yang berbeda mempengaruhi orang-orang dengan cara yang berbeda. Daging dan telur adalah salah satu makanan yang kadang-kadang dapat menyebabkan Anda menjadi sembelit. Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan November 2013 di “Journal of Academy Korea Fundamentals of Nursing” menemukan bahwa anak-anak sekolah Korea yang makan daging setidaknya sekali per hari lebih mungkin untuk sembelit.

Produk susu

Produk susu, seperti susu, keju, es krim dan yoghurt dapat menyebabkan Anda menderita sembelit ( susah buang air besar ). Kandungan lemak jenuh dan komponen serat yang hampir tidak ada menjadi alasan kenapa produk susu masuk ke dalam makanan yang patut Anda waspadai.

Makanan lain yang menyebabkan sembelit atau susah buang air besar

Makanan yang harus dihindari oleh penderita sembelit makanan siap saji

Makanan yang harus dihindari oleh penderita sembelit makanan siap saji

Teh hitam, pisang dan cokelat adalah salah satu makanan orang yang paling sering menganggap sembelit.

Selain itu ada beberapa makanan lain yang dapat menyebabkan sembelit, diantaranya : Es krim, terlalu banyak makan nasi, kue kering, daging merah, makanan beku, makanan berminyak dan kafein.

Selain memperhatikan beberapa makanan yang tidak baik dikonsumsi ( tidak dianjurkan ) bagi penderita sembelit, Anda juga disarankan mengkonsumsi menu makanan sehat yang baik seperti diantaranya :

Menu makanan dan minuman yang baik dikonsumsi oleh penderita sembelit / susah buang air besar

MAKANAN YANG MENGANDUNG SERAT

MAKANAN YANG MENGANDUNG SERAT

Konsumsi makanan berserat

Serat adalah baris pertama pertahanan terhadap sembelit. Jika Anda menderita sembelit kronis, mengkonsumsi makanan berserat secara bertahap seperti kacang, sereal bekatul, gandum robek, pir, apel, raspberry, plum, brokoli, ubi jalar, Alpukat, kacang polong dan bayam dalam menu makanan Anda adalah hal pertama yang harus dilakukan.

Konsumsi buah dan sayuran segar

Banyak buah-buahan dan sayuran mengandung jumlah tinggi atau sedang serat yang dapat membantu meringankan sembelit. Buah tinggi serat termasuk berry, apel, pir, dan jambu biji. Sayuran yang kaya serat tertentu termasuk chard, brokoli, kembang kol, kacang hijau, artichoke dan kecambah brussels. Banyak buah-buahan juga tinggi dalam air dan gula konten, yang dapat membantu kecepatan berjalannya tinja melalui.

Minum air yang cukup

Ketika Anda minum segelas air hangat setiap pagi ini akan membantu membuang semua racun berbahaya dari tubuh dan juga membersihkan sistem pencernaan. Minum minimal 8 gelas cairan setiap hari juga dapat membantu dengan sembelit. Minum segelas air hangat saat perut kosong di pagi hari dapat meningkatkan gerakan usus dan menyembuhkan sembelit. Air panas atau hangat dapat memecah partikel makanan dan melewatinya melalui usus.

Nah buat Anda sekalian yang sering mengalami sembelit silahkan lakukan pola hidup yang baik , gaya hidup yang benar dan konsumsi buah serta sayuran yang berserat .

yang dicari :

%d bloggers like this: