Sindrom Prolaps Katup Mitral

Sindrom Prolaps Katup Mitral

sindrom prolaps mitralKelainan katup jantung merupakan keadaan dimana katup jantung mengalami kelainan yang membuat aliran darah tidak dapat diatur dengan maksimal oleh jantung.
Katup jantung yang mengalami kelainan membuat darah yang seharusnya tidak bisa kembali masuk ke bagian serambi jantung ketika berada di bilik jantung membuat jantung memiliki tekanan yang cukup kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Akibatnya orang tersebut tidak bisa melakukan aktifitas dalam tingkat tertentu.
Kelainan katup jantung yang parah membuat penderitanya tidak dapat beraktifitas dan juga dapat menimbulkan kematian karena jantung tidak lagu memiliki kemampuan untuk dapat mengalirkan darah.

Kelainan katup jantung biasanya terjadi karena faktor genetika atau keturunan dan terjadi sejak masih dalam kandungan. Kelainan pada katup jantung juga bisa terjadi karena kecelakaan ataupun cedera yang mengenai jantung. Operasi jantung juga dapat menyebabkan kelainan pada katup jantung jika operasi tersebut gagal atau terjadi kesalahan teknis maupun prosedur dalam melakukan oeprasi pada jantung.     

           
Sindrom prolaps katup mitral adalah disfungsi bilah – bilah katup mitral yang tidak dapat menutup dengan sempurna dan mengakibatkan regurgutasi katup, sehingga darah merembes dari ventrikel kiri ke antrium kiri. Sindrom ini kadang tidak menimbulkan gejala atau dapat juga atau dapat juga berkembang cepat dan menyebabkan kematian mendadak. Pada tahun – tahun belakangan sindrom ini semakin banyak dijumpai, mungkin karena metode diagnostic yang semakin maju

Penyakit katub jantung menyebabkan kelainan pada aliran darah yang melintasi katub tersebut.Pada katub yang normal,keempat katub jantung, 2 katub atrioventrikuler, yaitu dari atrium ke ventrikel,dan 2 katub semilunar yaitu pulmonal dan aorta, dari ventrikel ke sirkulasi pulmonal dan sirkulasi sistemik.Daun katub sangat responsif, sehingga perbedaan tekanan yang kecil ( kurang dari 1 mmHg ) antara 2 ruang jantung, sudah mampu membuka dan menutup daun katub tersebut.

Katub yang terserang panyakit dapat menimbulkan 2 jenis gangguan :

 kelaianan katup jantung
* Insufisiensi / Regurgitasi katub

Daun katub tidak dapat menutup dengan rapat sehingga darah dapat mengalir balik.Regurgitasi katub menyebabkan peningkatan beban volume dan dilatasi ruang jantung yag menerima darah balik.
* Stenosis katub

Lubang katub mengalami penyempitan sehingga aliran darah mengalami hambatan.Stenosis katub meningkatkan afterload dan menyebabkan hipertropi pada atrium dan ventrikel karena memompa darah melawan peningkatan tekanan
Disfungsi katub dapat terjadi bersamaan,mungkin stenosis dan regurgitasi (lesi campuran).

%d bloggers like this: