Som Jawa Dan Halia, Tanaman Herbal Untuk Penyakit Frigiditas

Som Jawa Dan Halia, Tanaman Herbal Untuk Penyakit Frigiditas

Berikut ini adalah beberapa tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit gangguan seksual, impotensi atau frigiditas. Dilengkapi dengan deskripsi tanaman, kandungan hingga resep/ramuan untuk pengobatan. Tanaman-tanaman ini rata-rata sangat mudah dijumpai di sekitar kita. Berikut data tanaman tersebut, semoga bermanfaat.

 

*)  Som Jawa (Talinum paniculatum (jacq.) Gaertn.)1
*Sinonim :

-T. crassifolium Willd.. T. patens (L.) Willd..

-Portulaca patens L.
*Familia : Portulacaceae
*Deskripsi :

Som jawa ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat, kadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropis. Akarnya berdaging tebal, biasa digunakan sebagai pengganti kolesom. DI Jawa tumbuh pada ketinggian 5 – 1.250 m dpl. Terna tahunan, tegak, tinggi 30 – 60 cm, batang bercabang di bagian bawah dan pangkalnya mengeras. Daun tunggal, letak berhadapan, bertangkai pendek, bundar telur sungsang, tepi rata, ujung dan pangkal runcing, panjang 3 – 10 cm, lebar 1,5 – 5 cm. Perbungaan majemuk dalam malai di ujung tangkai, berbentuk anak payung menggarpu yang mekar di sore hari, warnanya merah ungu. Buahnya buah kotak, diameter 3 mm, bijinya kecil, hitatn, bulat gepeng.
*Nama Lokal :

-Nama daerah: Gelang porslen.

-Nama asing: Turen shen (C), vergeet-mijwel (B), tho cao ly sam, tho nhan sam (V), panicled fameflower root (I).

Nama simplisia: Talini paniculati Radix (akar som jawa).
*Bagian Yang Digunakan : Akar.
*Cara Pemakaian :

Frigiditas : Akar som jawa sebanyak 50 g diiris tipis-tipis. Seduh dengan 3/4 cangkir air panas:Tambahkan sedikit brem, minum selagi hangat.
*Komposisi : Daun mengandung saponin, flavonoida, dan tanin.

 
*) Halia / Jahe (Zingiber officinale, Rosc.)
*Familia : Zingiberaceae
*Deskripsi :

Halia (Zingeber officinale) adalah tumbuhan liar di ladang-ladang yang mempunyai kadar tanah agak basah (lembab) dan banyak memperoleh sinar matahari. Halia termasuk jenis tumbuhan herba menahun. Ciri-ciri tumbuhan ini antara lain mempunyai batang tegak, bearakar serabut dan berumbi dengan rimpang mendatar. Sedang besar kecilnya rimpang tumbuhan halia sangat ditentukan oleh varitasnya. Rimpang halia berkulit agak tebal membungkus daging umbi yang berserat dan mempunyai warna coklat dengan aroma khas. Bentuk daunnya berbentuk bulat panjang dan tidak begitu lebar. Bunganya berbentuk malai dan mempunyai 2 kelamin serta mempunyai 1 benang sari dan 3 putik bunga. Bunga Halia muncul pada ketiak daun dengan posisi duduk. Halia merupakan tumbuhan daerah subtropis sampai tropis dan cocok ditanam pada daratan rendah sampai daaran tinggi (1500 meter di atas permukaan laut). Halia berbatang basah dan diduga berasal dari RRC dan India. Halia dapat mencapai ketinggian berkisar 0,75-1 meter.
*Nama Lokal :

Ginger (Inggris), Halia (Indonesia), Jae (Jawa), Jahe(Sunda); Jae, Jahya (Bali), Sipodeh (Minang), Melito (Gorontalo); Jhai (Madura), Lia (Flores), Goraka (Ternate), Late (Timor);
Bagian Yang Digunakan : Rimpang.

 

*Mencegah frigiditas :

1-Bahan: 2 rimpang umbi halia sebesar ibu jari, 1 butir jeruk nipis, 1 butir telur ayam kampung, 1 sendok teh bubuk kopi, 1 sendok makan kecap, 1 sendok makan madu, dan seujung sendok teh bubuk merica.

-Cara membuat: umbi halia diparut dan diperas dengan 1 gelas air masak, kemudian disaring; jeruk nipis dibelah dan diperas untuk diambil airnya; telur ayam mentah dipecah dan diambil kuningnya; kemudian dioplos dengan semua bahan lainnya dan diaduk sampai merata.

-Cara menggunakan: diminum 1 kali seminggu dilakukan secara teratur
*Komposisi :

Kandungan Kimia : Zat-zat yang terdapat pada halia (Zingeber officinale) terutama rimpangnya, antara lain mengandung minyak atsiri, damar, mineral, sineol, fellandren, kamfer, borneo, zingiberin, zingiberol, Zgingerol, zingeron, lipidas, asam aminos, niacin, vitamin A dan protein.

%d bloggers like this: