Tanda Asfiksia

Tanda Asfiksia

1Asfiksia merupakan istilah yang sering digunakan untuk menyatakan berhentinya respirasi yang efektif (cessation of effective respiration) atau ketiadaan kembang kempis (absence of pulsation). Asfiksia adalah kumpulan dari berbagai keadaan dimana terjadi gangguan dalam pertukaran udara pernafasan yang normal, mengakibatkan oskigen darah berkurang (hipoksia) disertai peningkatan kadar karbondioksida (hiperkapnea).
Massa dari saat asfiksia timbul hingga terjadi kematian sangat bervariasi, tergantung dari tingkat penghalangan oksigen, bila tidak 100% maka waktu kematian akan lebih lama dan tanda-tanda asfiksia akan lebih jelas dan lengkap.
Pada jenazah yang meninggal akibat asfiksia akan dapat dijumpai tanda-tanda umum sebagai berikut :
* Sianosis

Kurangnya oksigen menyebabkan darah lebih encer dan lebih gelap. Warna kulit dan mukosa terlihat lebih gelap. Tanda ini juga terdapat umum pada banyak kematian.
Warna lebam mayat merah kebiruan gelap dan terbentuk lebih cepat. Distribusi lebam lebih luas akibat kadar CO2 yang tinggi dan aktivitas fibrinolisin dalam darah sehingga darah sukar membeku dan mudah mengalir.
Pada kasus keracunan sianida dan CO, lebam jenazah berwarna merah terang meskipun tidak selalu demikian, sebab masing-masing mempunyai kadar oskihemoglobin dan CO-Hb yang tinggi.
* Kongesti vena

Kongesti yang terjadi di paru-paru pada kematian karena asfiksia bukan merupakan tanda yang khas. Kongesti yang khas asfiksia bila kongesti sistemik pada kulit dan organ selain paru-paru, termasuk dilatasi jantung kanan. Sebagai akibat dari kongesti vena, akan terlihat adanya bintik-bintik perdarahan (petechial haemorrages) atau disebut tardieu’s spot. Bintik perdarahan terjadi karena timbulnya peningkatan permeabilitas kapiler dan juga karena rusak/pecahnya dinding endotel kapiler akibat hipoksia. Bintik perdarahan ini lebih mudah terjadi pada jaringan longgar, seperti misalnya jaringan bawah kelopak mata, atau organ dengan membran trasnparan (pleura, perikardium). Pada asfiksia hebat, bintik perdarahan dapat terlihat pada faring dan laring.

%d bloggers like this: