Tanda Penyakit Hemofilia

Tanda Penyakit Hemofilia

tanda penyakit hemofiliaHemofilia berasal dari bahasa Yunani Kuno, yang terdiri dari dua kata yaitu haima yang berarti darah dan philia yang berarti cinta atau kasih sayang.

Darah pada seorang penderita hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal. Proses pembekuan darah pada seorang penderita hemofilia tidak secepat dan sebanyak orang lain yang normal. Ia akan lebih banyak membutuhkan waktu untuk proses pembekuan darahnya.

Hemofilia adalah penyakit kelainan pada darah akibat gangguan pembeku darah. Penyebab penyakit hemofilia karena jumlah pembeku darah jenis tertentu kurang dari jumlah normal. Ada yang menyebutkan hemofilia adalah penyakit turunan, akan tetapi pendapat ini tidak selamanya benar karena hemofilia dapat menyerang siapa saja. Pada umumnya penyakit ini terjadi pada pria dan jarang terjadi pada wanita.

Dalam darah terdapat sel pembeku yang berperan menghentikan terjadinya pendarahan. Jika terjadi pendarahan di sekitar tubuh, sel tersebut akan menyempit perlahan dan bereaksi menghentikan keluarnya darah. Sel ini bekerja berurutan dan saling mengisi satu sama lain hingga darah berhenti. Bila pada salah satu sel yang berfungsi menghentikan darah ini tidak bekerja dengan baik, maka pembekuan darah tidak akan berjalan
sempurna.

Hemofilia (Hemophilia) adalah suatu penyakit keturunan, yang artinya ia dapat diturunkan dari ibu kepada anaknya pada saat anak tersebut dilahirkan.
Darah pada seorang penderita hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal. Proses pembekuan darah pada penderita hemofilia tidak secepat dan sebanyak orang lain yang normal. Ia akan lebih banyak membutuhkan waktu untuk proses pembekuan darahnya.

Hemofilia terbagi atas dua jenis, yaitu Hemofilia A dan B. Hemofilia A terjadi pada sekitar 1 dari setiap 5000 kelahiran hidup bayi laki-laki. Hemofilia A dan B terjadi hamper pada semua kelompok ras. Hemophilia A terjadi sekitar empat kali lebih umum daripada hemophilia jenis B. Hemofilia B terjadi pada sekitar 1 dari 20.000-34.000 kelahiran hidup bayi laki-laki.

Hemofilia merupakan kelainan bawaan sejak lahir yang diturunkan oleh kromosom X. Wanita berperan sebagai pembawa sifat hemofilia (carrier) yang diturunkan kepada anak lelakinya. Hemofilia tidak mengenal ras, perbedaan warna kulit atau suku bangsa. Tetapi kebanyakan kasus hemofilia terjadi pada pria. Wanita akan benar-benar mengalami hemofilia jika ayahnya adalah seorang hemofilia dan ibunya adalah pembawa sifat (carrier). Hal ini sangat jarang terjadi.
Tanda Penyakit Hemofilia

Berikut beberapa tanda penyakit hemofilia, diantarnya:

   
* Pendarahan hebat dan berulang tanpa sebab yang jelastanda penyakit hemofilia
   
* Pendarahan pertama biasanya terjadi pada usia kurang dari 18 bulan setelah mengalami cedera ringan
   
* Mudah memar
   
* Bila terjadi luka sobek di permukaan tubuh, darah terus mengalir dan memerlukan waktu berhari-hari untuk membeku
   
* Ketika terjadi pendarahan, darah menjadi lunak sehingga tidak bisa menutup pembuluh darah yang terluka
   
* Bila terjadi luka di bawah kulit, akan timbul memar / lebam kebiruan disertai rasa nyeri hebat.

%d bloggers like this: