Terapi Medis Dan Terapi Mekanis Untuk Aritmia

Terapi Medis Dan Terapi Mekanis Untuk Aritmia
 

2Aritmia (arrhythmia) adalah kondisi dimana jantung tidak berdetak dengan irama yang normal.

Aritmia adalah gangguan pembentukan dan/atau penghantaran impuls. Terminology dan pemakaian istilah untuk aritmia sangat bervariasi dan jauh dari keseragaman di antara para ahli.     

Gangguan irama jantung atau aritmia merupakan komplikasi yang sering terjadi pada infark miocardium. Aritmia atau disritmia adalah perubahan pada frekuensi dan irama jantung yang disebabkan oleh konduksi elektrolit abnormal atau otomatis.
           
Aritmia timbul akibat perubahan elektrofisiologi sel-sel miokardium. Perubahan elektrofisiologi ini bermanifestasi sebagai perubahan bentuk potensial aksi yaitu rekaman grafik aktivitas listrik sel.
           
Gangguan irama jantung tidak hanya terbatas pada iregularitas denyut jantung tapi juga termasuk kecepatan denyut dan konduksi.
*) Terapi Medis
          
Obat-obat antiaritmia dibagi 4 kelas yaitu :
* Antiaritmia Kelas 1 : Sodium Channel Blocker

= Kelas 1 A

– Quinidin : adalah obat yang digunakan dalam terapi pemeliharaan untuk mencegah berulangnya atrial fibrilasi atau flukter.

– Procainamide : untuk ventrikel ekstra sistol atrial fibrilasi dan aritmia yang menyertai anestesi.

– Dyspiramide : untuk SVT akut dan berulang.

= Kelas 1 B1

– Lignocain : untuk aritmia ventrikel akibat iskemia miokard, ventrikel takikardia.

– Mexiletine : untuk aritmia ventrikel dan VT.

= Kelas 1 C

– Flecainide : untuk ventrikel ektopik dan takikardi.
* Antiaritmia Kelas 2 (Beta Adrenergik Blokade)

– Atenol, Metroprolol, Propanolol : indikasi aritmia jantung, angina pektoris dan hipertensi.
* Antiaritmia Kelas 3 (Prolong Repolarisation)

– Amiodarone, indikasi VT, SVT berulang.
* Antiaritmia Kelas 4 (Calsium Channel Blocker)

– Verapamil, indikasi Supraventrikular aritmia.
*) Terapi Mekanis

1* Kardioversi : Mencakup pemakaian arus listrik untuk menghentikan disritmia yang memiliki kompleks GRS, biasanya merupakan prosedur elektif.

* Defibrilasi : kardioversi asinkronis yang digunakan pda keadaan gawat darurat.

* Defibrilator Kardioverter Implantabel : suatu alat untuk mendeteksi dan mengakhiri episode takikardi ventrikel yang mengancam jiwa atau pada pasien yang resiko mengalami fibrilasi ventrikel.

* Terapi Pacemaker : Alat listrik yang mampu menghasilkan stimulus listrik berulang ke otot jantung untuk mengontrol frekuensi jantung.

%d bloggers like this: