Tindakan Medis Infark Miokard Akut

Tindakan Medis Infark Miokard Akut

2Infark Miokard Akut (IMA) adalah suatu keadaan di mana terjadi nekrosis otot jantung akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan dengan suplai oksigen yang terjadi secara mendadak. Penyebab yang paling sering adalah terjadinya sumbatan koroner sehingga terjadi gangguan aliran darah. Sumbatan tersebut terjadi karena ruptur plak yang menginduksi terjadinya agregasi trombosit, pembentukan trombus, dan spasme koroner.

Infark Miokard Akut adalah keadaan dimana otot jantung mengalami iskemia atau bahkan nekrosis akibat adanya penurunan suplai darah yang melibatkan satu atau lebih dari arteri koroner yang disebabkan oleh berbagai gangguan pada aliran darah.

Tujuan dari penanganan pada infark miokard adalah menghentikan perkembangan serangan jantung, menurunkan beban kerja jantung (memberikan kesempatan untuk penyembuhan) dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Jika obat-obatan tidak mampu menangani/menghentikan Untuk Infark Miokard Akut. maka dapat dilakukan tindakan medis, antara lain:
*) Angioplasti Angioplasti Koroner Trasluminal Perkutan / Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty ( PTCA )

 
*) Indikasi Angioplasti Koroner Transluminal Perkutan

Pasien yang mempunyai yang mempunyai lesi yang menyumbat paling tidak 70 lumen internal arteri koroner besar, sehingga banyak daerah jantung beresiko mengalami iskemia. Pasien tersebut juga yang tidak berespon terhadap terapi medis dan memenuhi kriteria untuk dilakukan bedah pintas arteri koroner. PTCA boleh dilakukan apabila kardiologis yakin bahwa prosedur akan memperbaiki aliran darah ke jantung. Angioplasti koroner perkutan merupkan usaha revaskularisasi lain disamping thrombolisis karena trombolisis mempunyai kekurangan.

1Kekurangan itu dapat berupa.

* Dengan dosis atau kombinasi obat thrombolitik apapun, pada kebanyakan penyelidikan reperfusi akibat terbukanya pembuluh darah di capai pada 75 % penderita

* Terdapat kelambatan antara waktu obat thrombolitik diberikan dan reperfusi (rata-rata 45 menit )

* Tidak ada tanda klinik yang tepat untuk menyatakan adanya reperfusi

* Penderita mengalami serangan iskemik berulang 15%-30% dan perdarahan otak 0,5-1.5%

%d bloggers like this: