Tips Mencegah Anemia

Tips Mencegah Anemia

pencegahan anemiaAnemia atau kurang darah adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berperan dalam mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Kondisi yang mengurangi volume darah, mengurangi cardiac output (jumlah darah yang dipompa oleh jantung), dan obat-obatan alasan sering untuk tekanan darah rendah.

Perdarahan sedang atau berat dapat dengan cepat menguras tubuh seseorang darah, menyebabkan tekanan darah rendah atau hipotensi ortostatik. Pendarahan dapat hasil dari trauma, komplikasi bedah, atau dari kelainan pencernaan seperti maag, tumor, atau diverticulosis. Kadang-kadang, perdarahan mungkin begitu parah dan cepat (misalnya, perdarahan dari aneurisma aorta pecah) yang menyebabkan shock dan kematian dengan cepat.

Peradangan berat organ dalam tubuh seperti pankreatitis akut dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Pada pankreatitis akut, cairan meninggalkan pembuluh darah memasuki jaringan-jaringan yang meradang disekitar pankreas begitu juga rongga perut, berkonsentrasi darah dan mengurangi volumenya.
Menurut National Anemia Action Council, AS, sekitar 12 persen perempuan yang berusia 12 – 49 tahun kekurangan zat besi, dan 20 persen wanita hamil di AS mengalami anemia.

Anda bisa saja menderita anemia namun tidak menyadarinya. Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati sehingga upaya pencegahan harus lebih diutamakan.

Berikut adalah tips untuk mencegah terjadinya anemia sekaligus meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan:

* Tingkatkan asupan zat besi.

Salah satu cara untuk mencegah anemia defisiensi zat besi adalah dengan meningkatkan asupan zat besi melalui diet.

Anda bisa mendapatkan zat besi dari berbagai macam makanan, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, biji labu, dan sayuran berdaun hijau.

* Tingkatkan juga makanan yang dapat membantu penyerapan zat besi.

Anda juga bisa menambah asupan makanan yang dapat membantu tubuh dalam menyerap zat besi.

Beberapa makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi diantaranya adalah buah-buahan, sayuran, dan anggur putih (white wine).

* Menghindari minuman yang dapat menghambat penyerapan zat besi.

Anda harus menghindari minuman seperti kopi, teh, dan anggur merah saat makan. Hal ini karena minuman tersebut dapat menghambat kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi.

* Lakukan penanganan dan pengobatan jika menderita fybroids.

pencegahan anemiaJika sering mengalami kehilangan banyak darah saat menstruasi, yang biasanya dikaitkan dengan fybroids, Anda harus segera mencari penanganan atau pengobatan.

Jika tidak segera ditangani maka kondisi ini dapat menyebabkan anemia.

* Kunjungi dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat.

Jika mengalami gejala anemia, segera kunjungi dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat.

Petugas kesehatan akan memantau jumlah sel darah merah dan mungkin akan memberikan suplemen penambah zat besi. Untuk kasus anemia yang parah mungkin diperlukan transfusi darah segera.

You may also like...

%d bloggers like this: