Tips Mencegah dan Mengobati Kanker Serviks

Tips Mencegah dan Mengobati Kanker Serviks

 

Ciri-Ciri Perempuan Menderita Kanker Serviks

Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat, dll. Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:
  1. Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
  2. Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
  3. Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  4. Mengalami sakit saat buang air kecil
  5. Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
  6. Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.

Pencegahan Kanker Serviks

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan kaum perempuan dalam hal mencegah kankerr serviks agar tidak menimpa dirinya, antara lain:
  1. Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi
  2. Selalu menjaga kesehatan tubuh dan sanitasi lingkungan
  3. Hindari pembersihan bagian genital dengan air yang kotor
  4. Jika anda perokok, segera hentikan kebiasaan buruk ini
  5. Hindari berhubungan intim saat usia dini
  6. Selalu setia kepada pasangan anda, jangan bergonta-ganti apalagi diikuti dengan hubungan intim.
  7. Lakukan pemeriksaan pap smear minimal lakukan selama 2 tahun sekali, khususnya bagi yang telah aktif melakukan hubungan intim
  8. Jika anda belum pernah melakukan hubungan intim, ada baiknya melakukan vaksinasi HPV
  9. Perbanyaklah konsumsi makanan sayuran yang kandungan beta karotennya cukup banyak, konsumsi vitamin c dan e.

Tips Mencegah dan Mengobati Kanker Serviks

Cara Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

Melaksanakan upaya pencegahan terhadap kanker serviks adalah hal yang wajib dilakukan oleh semua wanita, termasuk Anda. Oleh sebab itu, pentingnya wawasan mengenai cara mencegah kanker serviks sedini mungkin haruslah Anda dapatkan. Berikut ini bisa Anda jadikan khazanah penambah wawasan mengenai langkah pencegahan kanker serviks.

1. Melaksanakan tes papsmear secara berkala

Tes ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang risiko Anda terjangkit kanker serviks seberapa besar. Dengan melakukan tes papsmear secara rutin (setahun biasanya tiga kali), maka upaya pencegahan lain yang hendak dilakukan secepat mungkin bisa diketahui lebih awal.

2. Vaksin HPV

Memvaksinasi tubuh sangat baik dilakukan untuk mencegah datangnya infeksi. Anda bisa kunjungi dokter untuk meminta vaksin HPV, serta tanyakan pula pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit yang menjadi ancaman besar bagi wanita ini.

3. Tidak berganti-ganti pasangan

Ingat, ini Indonesia, Anda harus menjaga etika dan harus tahu etiket dalam berhubungan, jangan mengikuti kebiasaan orang asing, tidak baik.
Bergonta-ganti pasangan merupakan penyebab munculnya kanker serviks pada sebagian wanita yang tertular saat berhubungan seksual dengan risiko paling rentan. Terlebih jika mereka yang sama-sama tidak tahu bahwa pasangan atau mungkin dirinya sendiri memiliki virus HPV. Untuk itu, cukup satu memilih pasangan agar hidup jauh lebih nyaman.

4. Masih muda, jangan pacaran dulu

Pacaran hanya memancing nafsu akan hubungan seksual. Para pembaca yang masih muda, ingatlah bahwa Anda terlahir sebagai wanita dimana satu-satunya harta paling berharga adalah kehormatan. Kehormatan Anda hanya sekali, dan jangan biarkan dirusak dengan pacaran yang menyia-nyiakan.
Ada baiknya Anda menunggu usia matang dan pengesahan untuk melakukan hubungan seksual yang aktif. Dengan begini Anda akan jauh dari kata haram. Dikatakan seperti ini juga berkaitan dengan hasil penelitian yang mengungkap bahwa wanita muda yang aktif secara seksual memiliki risiko terkena kanker serviks lebih tinggi.

Cara Mengobati Kanker Serviks

Ada dua jenis pengobatan yang dapat Anda jalani, yang pertama sifatnya wajib yaitu pengobatan konvesional yang dilakukan oleh para ahli yang sudah lama mengurus penyakit ini, dan kedua adalah alternatif yang bersifat sebagai pelengkap.
1. Pengobatan Konvensional
Anda tidak perlu cemas akan tingkat keberhasilan dari pengobatan yang kecil, karena banyak wanita yang mendapatkan kesembuhan dengan pengobatan kanker bermetode konvensional. Pasien kanker serviks biasanya diberi pilihan operasi guna membersihkan lesi kanker dalam dinding rahim.
Melihat fakta di lapangan, kanker serviks stadium lanjut akan mendapatkan pengobatan tingkat lanjut yaitu radioterapi guna memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tersisa di dalam tubuh. Akan terjadi efek samping yang dialami langsung oleh pasien, tetapi hal tersebut bisa menjadi kabar baik.
2. Pengobatan Alternatif
Ini adalah pengobatan sekunder yang merupakan alternatif atas ketidakberhasilan pengobatan konvensional. Tidak sedikit wanita yang berhasil sembuh hanya dengan melaksanakan pengobatan alternatif. Jadi, Anda harus yakin bahwa penyakit yang sedang diidap bisa disembuhkan.
Dukungan, simpati, dan empati dari orang sekitar juga wajib Anda dapatkan agar timbul keyakinan kuat terhadap keberhasilan pengobatan yang hendak dilakukan. Di sini, jangan lupa Anda memilih tempat terapi yang terpercaya dan sudah banyak mengeluarkan kabar positif, carilah referensi sebanyak-banyaknya di Internet atau dari teman.
Kanker serviks memang momok menakutkan bagi wanita, terlebih jika mengetahui bahwa setiap dua menitnya penderita kanker serviks harus kehilangan nyawa. Tetapi kembali lagi, semua pasti ada jalannya bila ada usaha dari orang yang bersangkutann. Hadapi kanker, lakukan pola hidup sehat, jangan takut untuk terus mencoba dan mencoba.

 

 

%d bloggers like this: