Tips Pencegahan Saraf Terjepit

Tips Pencegahan Saraf  Terjepit

1Saraf adalah jalinan serat-serat yang menghubungkan organ tubuh dengan sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) serta antar bagian sistem saraf lainnya. Sementara sistem saraf merupakan kompleks jaringan saraf dan sel-sel yang bertugas membawa pesan dari dan menuju otak serta sumsum tulang belakang ke seluruh bagian tubuh. Saraf-saraf dalam tubuh manusia ini seperti jalinan kawat elektrik yang membawa informasi dari otak menuju seluruh bagian tubuh dan sebaliknya.

Seperti banyak kalimat yang ditekankan di bidang kesehatan “mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Banyak orang yang pernah mengalami saraf kejepit tahu benar pederitaan dan rasa sakit yang dialami. Ada baiknya sejak awal menerapkan tiga pola hidup yang harus diperhatikan untuk mencegah saraf kejepit:

Sebagian orang mungkin masih merasa asing dengan istilah saraf kejepit. Dalam dunia medis, penyakit saraf kejepit ini dikenal dengan sebutan Herniasi Nukleus Pulposus (HNP) merupakan jenis penyakit yang terbilang sangat menjengkelkan dan sangat menyiksa para penderitanya.

Rasa sakit yang ditimbulkan dari adanya saraf kejepit ini benar – benar luar biasa rasa sakitnya. Selain itu, aktivitas ringan yang biasanya dapat dilakukan dengan ringan harus terkendala dan perlu upaya keras untuk menjalankan aktivitas yang biasanya dapat dilakukan dengan mudahnya.

Menurut para pakar, penyakit saraf kejepit dapat disebabkan oleh salah posisi tidur, salah posisi tubuh pada waktu mengangkat beban berat, atau cedera akibat kecelakaan. Pada dasarnya penyakit ini bukan berarti tak bisa dihindari.

Tips untuk mencegah saraf kejepit yang dipaparkan antara lain adalah:

* Duduk dengan beralaskan pantat, bukan dengan beralaskan punggung (duduk dengan posisi melorot);

* Tidur dengan menggunakan alas yang rata supaya badan tidak melengkung. Sebaiknya menghindari alas tidur yang terlalu empuk. Alas tidur yang terlalu empuk mengakibatkan tubuh akan lebih mudah melesak ke dalam;
3

* Usahakan untuk selalu berjalan pada posisi tegap dan tegak;

* Jika memungut benda atau barang yang berada di lantai sebaiknya harus mengambilnya dengan menekuk kedua lutut terlebih dahulu, bukannya membungkukkan posisi punggung;

* Menghindari meraih barang yang letaknya jauh di belakang karena dapat mengakibatkan terpelintirnya saraf tubuh;

* Hindari juga meraih benda yang letaknya terlalu jauh disebelah samping, sebab dapat membuat posisi tubuh dipaksa untuk menjulur ke arah samping;

* Usahakan sebisa mungkin untuk selalu mengambil barang dari arah depan tubuh agar saraf tidak mengalami penjepitan.

%d bloggers like this: