Tips Pencegahan Sejak Dini Dari Penyakit Osteoporosis

Tips Pencegahan Sejak Dini Dari Penyakit Osteoporosis

4Osteoporosis identik dengan orangtua. Bukan berarti hanya mereka yang berusia > 40 tahun yang perlu waspada terhadap silent disease ini. Pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Pertumbuhan tulang yang optimal selama masa anak-anak dan remaja, dapat mencegah resiko osteoporosis dikemudian hari. Petumbuhan tulang paling optimal, terjadi pada awal masa remaja, yakni sekitar usia 10-14 tahun (anak perempuan) dan 12-16 tahun (anak laki-laki). Sekitar 45% massa tulang dewasa dibentuk pada masa remaja dan terus berjalan hingga usia 30-an. Peak bone mass (puncak massa tulang) terjadi di usia 25-30 tahun.

Sekitar 99% kalsium tubuh disimpan di tulang dan gigi. Pada masa puber, tulang tumbuh dengan cepat. Konsumsi kalsium di usia myda akan menentukan kekuatan tulang nantinya. Perlu diingat penyerapan kalsium hanya sekitar 30% dari konsumsi kalsium. Penyerapan kalsium maksimal bisa didapat dengan konsumsi 1.200-1.500 mg kalsium/hari. Jika berlebihan hampir semua kelebihannya akan dibuang. Sebaliknya, jika kurang tulang tidak akan menerima cukup kalsium yang dibutuhkan sehingga puncak massa tulang tidak tercapai.
Pencegahan osteoporosis tidak bisa dilakukan dengan cara instan harus dimulai sejak usia muda bahkan kanak-kanak. Sebaiknya memang sudah menabung tulang sejak dini, sehingga tulang mencapai puncak massa tulang yang optimal di usia 30-an. Dengan demikian lewat usia 30, ketika kepadatan tulang mulai menurun, tabungan tulang masih banyak hingga kepadatnnya terjaga hingga lansia.

3 langkah pencegahan osteoporosis adalah : Kalsium, Vitamin, Olahraga. Kalsium sebagai unsur pembentuk tulang, membutuhkan bitamin D untuk penyerapannya, sementara olahraga beban akan merangsang tulang menjadi kuat. Selama hal ketiga ini dipenuhi, sering-sering mandi tidak akan membuat anda menjadi bungkuk.

1Osteoporosis bisa dicegah. Pencegahannya harus dilakukan sejak dini. Sejak kecil osteoporosis harus dicegah dengan pemenuhan asupan nutrisi secara baik, khususnya pemenuhan kebutuhan kalsiumnya.

Selain dengan cara mencukupi kebutuhan nutrisi harian, osteoporosis bisa dicegah dengan tidak mengonsumsi lemak berlebihan karena lemak bersifat mengikay kalsium sehingga akan menghambat penyerapan kalsium pada tulang.

Berikutnya, yang harus diperhatikan dalam mencegah osteoporosis adalah dengan melakukan olahraga yang bersifat pembebanan untuk menguatkan matahari dan menjaga lifestyle dengan tidak merokok, minum alkohol dan kafein berlebih sehingga penyerapan kalsium bisa maksimal.

Begitu juga dalam melakukan diet, agar tidak berdampak pada terjadinya osteoporosis, lakukanlah diet seimbang yang juga kaya akan kandungan kaslium. Makanan yang kaya kalsium antara lain, teri, brokoli, kacang-kacangan, tempe dan tahu dan jangan lupa konsumsi susu.

Hilangnya hormon estrogen setelah menopause meningkatkan kemungkinan terkena osteoporosis, gangguan yang menyebabkan tulang menjadi keropos dan rapuh. Cara paling tepat mengatasinya adalah memaksimalkan kepadatan tulang saat masih muda.
*) Perbanyak Minum Susu

7Susu adalah sumber kalsium terbaik karena paling mudah diserap oleh tubuh. Konsumsi kalsium harus ditunjang dengan vitamin D dan aktif bergerak. Biarkan anak bermain bersama teman-teman, dan dukung keinginan mereka untuk memiliki kegiatan lain di luar sekolah seperti menari, berlatih bela diri, renang dan lain-lain. Semua itu akan menunjang pertumbuhan dan kepadatan tulang mencapai puncaknya pada usia 30 tahun. Lindungi anak dari osteoporosis sdini mungkin.
*) Perhatikan Tinggi Badan

Tinggi badan orang usia lanjut memang terlihat menyusut karena tulang belakang keropos hingga tubuh memendek dan bungkuk. Tulang manusia memiliki lapisan yang keras dan lapisan dalam yang berongga seperti spons. Dari bayi hingga dewasa, tulang dibentuk, dibuat baru, dan membesar. Setelah usia 30 tahun akan terjadi maintenance. Artinya ketika tulang menua, akan dirusak dalam waktu singkat oleh sel-sel perusak tulang (osteoklas). Ini diimbangi dengan sel-sel pembentuk tulang (osteoblas). Tapi pembentukan sel tulang baru butuh 3 bulan. Akhirnya tulang-tulang berlubang-lubang dan menipis (ostopenia). Jika didiamkan tulang akan keropos (osteoporosis), tekanan sedikit saja bisa menyebabkan tulang patah.

2
*) Perbanyak Asupan Kalsium

Umumnya orang mulai mengalami kerapuhan dan kelemahan tulang pada usia 30 sampai 35. Idealnya pencegahan osteoporosis sebaiknya dimulai sejak anak-anak. Tetapi tidak masalah berapapun usia anda kini, anda masih dapat membuat pilihan makanan dan gaya hidup berbeda untuk menjaga tulang tetap kuat.

Orang dewasa perlu makan makanan yang kaya kalsium untuk mencegah osteoporosis. Makanan yang kaya kalsium adalah susu, yoghurt, keju, ikan salmon, dan brokoli. Satu gelas susu mengandung sekitar 300 mg kalsium.

%d bloggers like this: