Virus Penyebab Penyakit Poliomyelitis Dan Cara Penularannya

Virus Penyebab Penyakit Poliomyelitis Dan Cara Penularannya

 

3Penyakit polio telah dikenal sejak zaman dahulu kala, ini bsa kita lihat dari ukiran yang ditemukan dalam dinding piramid tua Mesir Kuno,  yang menggambarkan seorang anak muda yang menyender pada tongkat dengan salah satu kakinya yang mengalami atrofi penciutan otot tungkai kakinya.

Virus penyebab penyakit polio menyerang setiap anak manusia tidak pandang bulu dan derajat sosial ekonominya. Dizaman modern ini, salah satu tokoh dunia yang banyak berperan dalam sejarah Perang Dunia II, yang juga menjadi korban virus polio ini adalah Presiden Amerika Serikat Franklin D Roosevelt.
*) Virus Penyebab Penyakit Poliomielitis
Berasal dari keluarga Picornavirus, dan virus polio ini juga masuk dalam sub group enterovirus yang hidup dan berkembang biak atau replikasi didalam usus manusia, bersama 70 jenis virus lainnya hidup didalam saluran pencernaan manusia.
Virus polio adalah salah satu virus jenis RNA terkecil yang dikenal, diameternya hanya sekitar 25-30 nm(nano meter). Terdiri dari 3 jenis serotipe, yaitu virus polio type 1 (Brunhilde, Maryland, penyebab paralytic polio), virus polio type 2 (Lansing, Michigan, penyebab fatal paralytic polio) dan virus polio type 3 (Leon, California, penyebab fatal paralytic polio).

Maka vaksin polio adalah jenis vaksin polyvalent atau lebih tepat disebut vaksin Tri-valent, karena baik yang OPV (Oral Polio Vaccine) juga IPV (Inactivated Polio Vaccine) adalah terdiri dari 3 jenis serotipe virus polio ini.

 

*) Cara Penularan Penyakit Poliomielitis
1Cara penularan virus polio adalah melalui kontak fecal -oral atau kontak dari tinja yang mengandung virus polio ke mulut. Jadi ini bisa melalui air dan bahan makanan yang dicuci dengan air terkontaminasi tersebut. Biasanya pada daerah yang kesulitan air bersih akan menjadi masalah dan penularan virus polio.

Sampai saat ini tidak ada pengobatan untuk penyakit poliomyelitis, sehingga yang terbaik dan ampuh adalah dengan memberikan vaksinasi dan imunisasi terhadap penyakit polio ini untuk semua bayi dan anak-anak didaerah endemik, juga untuk semua wisatawan, tanpa memandang usianya, yang datang dari daerah bebas penyakit polio yang akan berkunjung ke daerah endemik penyakit polio ini. Misalnya dari Eropa atau Amerika ke Asia dan Afrika.

Virus polio sulit hidup  dialam raya dan hanya manusia adalah satu-satunya inang penjamu untuk virus polio ini, sehingga hal ini memungkinkan bagi kita untuk suatu waktu mengeliminasikan virus poliomyelitis ini dari muka bumi, sehingga terbentuk dunia yang benar-benar bebas dari penyakit poliomyelitis – A World Free of Poliomyelitis, seperti yang dicanagkan WHO – Badan Kesehatan Sedunia.

Dari semua korban infeksi virus polio, tidak seperti penyakit infeksi lainnya, maka pada infeksi virus polio, tidak ditemukan bentuk pembawa penyakit polio yang khronis (chronic carrier).

Tidak semua anak atau orang yang terinfeksi dengan virus poliomyelitis akan sakit dan menjadi lumpuh cacat seumur hidup. Semua ini tergantung juga dari daya tahan tubuh, kondisi kesehatan dan status keadaan gizi anak atau orang tersebut. Dari statistik kedokteran, kita bisa memilahnya menjadi angka-angka yang menarik untuk diteliti.

Hasil akhir akibat infeksi virus poliomyelitis adalah sebagai berikut :1

   
* 30 % akan sembuh total

   
* 30 % akan menderita cacat kelumpuhan derajat ringan

  
* 30 % akan menderita cacat kelumpuhan tingkat sedang hingga berat

  
* 10 % akan meninggal akibat kelumpuhan otot pernafasan selain kelumpuhan otot tungkai anggota gerak kaki.
Penyakit poliomyelitis telah merebak keseluruh dunia dengan segala beban ekonomi dan beban finansial yang tidak ringan bagi negara dan masyarakat yang anggota keluarganya telah menjadi korban penyakit polio ini.

%d bloggers like this: